Dark/Light Mode

Kurangi Polusi Udara Dan Karbon Di Ibu Kota

DKI Didorong Perbanyak Beli Truk Sampah Listrik

Kamis, 15 Mei 2025 06:50 WIB
Truk sampah listrik. (Foto: Dok. Dinas LH Jakarta)
Truk sampah listrik. (Foto: Dok. Dinas LH Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mewanti-wanti Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta agar menyiapkan infrastruktur pendukung untuk memastikan truk sampah listrik yang baru dibeli bisa beroperasi optimal. Jika tidak, berpotensi menjadi barang rongsokan.

Sebagai upaya percepatan penggunaan kendaraan listrik dan mengurangi polusi udara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menggunakan truk sampah berenergi listrik.

Saat ini, Dinas LH DKI Ja­karta sudah memiliki lima unit truk sampah berenergi listik. Menurut Anggota DPRD DKI Bun Joi Phiau, program Dinas LH itu menjadi bagian dari upaya peralihan Jakarta menjadi kota bersih dan hijau, dengan berbasis penggunaan energi baru dan terbarukan.

Baca juga : Tissa Biani Nabung Buat Modal Nikah

“Supaya tidak sekadar pengadaan, truk-truk sampah listrik ini harus dipastikan beroperasi secara optimal dalam membersihkan sampah,” kata Bun di Jakarta, Selasa (13/5/2025).

Karena itu, Bun meminta Pemprov DKI mengoptimal­kan operasional infrastruktur penunjang truk sampah ramah lingkungan ini. Seperti, mengop­timalkan tempat pengisian bahan bakar listrik untuk truk-truk itu di berbagai tempat.

“Jangan sampai truk-truk ini kesulitan mengisi ulang tenaganya, sehingga operasionalnya jadi kurang efektif ketika mengangkut sampah,” ujar Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indo­nesia (PSI) ini.

Baca juga : TNI Diminta Transparan Soal Ledakan Amunisi

Dia menekankan perawatan menjadi faktor penting dalam menunjang pemakaian truk-truk sampah bertenaga listrik itu. “Jangan sampai cepat rusak kare­na infrastruktur perawatannya tidak memadai, sehingga cuma jadi besi tua atau rongsokan yang tidak bisa digunakan un­tuk mengangkut sampah,” ingat Anggota Komisi D DPRD ini.

Bun mendorong Pemprov DKI menggencarkan kampanye daur ulang untuk mengurangi sampah yang berasal dari rumah tangga atau usaha. “Ini penting untuk mengatasi masalah sampah dalam jangka panjang,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas LH DKI Jakarta Asep Kuswanto menyampaikan, pihaknya mulai mengoperasikan truk sampah listrik tipe compactor. Truk ini sepenuhnya menggunakan tenaga listrik, bebas emisi dan memiliki tingkat kebisingan rendah.

Baca juga : Jemaah Haji Khusus Tiba di Madinah, Bayarnya Rp 250 Juta, Waktu Tunggu 6 Tahun

Tahun 2025, tepatnya hingga April, Dinas LH DKI menga­dakan lima unit truk compactor listrik. Lengkap dengan perang­kat pengisi daya. Masing-masing truk ini berkapasitas enam hingga tujuh meter kubik. “Akan kami tambah lagi truknya” kata Asep.

Dia menjelaskan, truk com­pactor ini memiliki spesifikasi teknis yang dirancang khusus untuk mendukung operasional pengelolaan sampah di Jakarta. Truk ini dilengkapi sistem plug-in full elektrik, tanpa emisi. “Selain itu, dilengkapi teknologi pemadatan sampah otomatis,” tandas Asep.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.