RM.id Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Senin (16/6/2025) menguat 20,41 poin atau setara 0,28 persen ke level 7.186,48.
Pada awal perdagangan dibuka sempat berada di zona merah dan menempati posisi terendahnya pada level 7.158,79. Namun, naik kembali ke zona hijau dan posisi tertingginya berada pada level 7.199,18.
Pergerakan saham pada pembukaan perdagangan hari ini terpantau didominasi oleh tren negatif. Sebanyak 266 saham melemah, 186 saham menguat, dan 188 saham mendatar.
Baca juga : Perang Berkecamuk Di Dunia, Sri Mulyani Waswas
IHSG tercatat telah memperdagangkan 2,65 miliar lembar saham dengan frekuensi sebanyak 177.263 kali. Adapun nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp 1,78 triliun.
Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan, pelemahan indeks terjadi di tengah tekanan sentimen geopolitik dan kekhawatiran perlambatan konsumsi domestik.
“Secara teknikal, indikator Stochastic RSI membentuk death cross dan terjadi pelebaran negative slope MACD, sehingga koreksi indeks kemungkinan berlanjut,” jelasnya dalam riset, Senin (16/6/2025).
Baca juga : Kamis Pagi, IHSG Merosot Ke 7.219
Valdy menyampaikan, ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Israel melancarkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran yang kemudian direspons dengan ancaman pembalasan dari Teheran.
Situasi itu mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia yang naik lebih dari 6 persen dan menembus level 72 dolar AS per barel. “Pasar global, termasuk Asia merespons negatif peristiwa ini karena memperbesar risiko gangguan ekonomi global,” katanya.
Diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dan menguji level MA200 di sekitar 7.132 hingga level support di 7.100.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.