RM.id Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini terpaksa berada di zona merah, turun 0,72 poin atau 0,01 persen ke posisi 7.155,1 pada sesi I pembukaan perdagangan, Rabu (18/6/2025).
IHSG hari ini bergerak bervariasi di rentang 7.152–7.166. Tercatat sebanyak 482,6 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 327,4 juta dan frekuensi perdagangan baru mencapai 32.390 kali transaksi.
Baca juga : IHSG Dibuka Menguat 45,43 Poin Ke Level 7.163
Sebanyak 200 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 83 saham terkoreksi, dan 251 saham stagnan.
Tim Retail Research dari CGS International Sekuritas Indonesia menjelaskan, melemahnya indeks di bursa Wall Street seiring meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah diperkirakan menjadi sentimen negatif yang membayangi pasar keuangan global
Baca juga : IHSG Dibuka Turun Ke Posisi 7.185
“Proyeksi ini seiring kombinasi berbagai sentimen global dan domestik, mulai dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah, data ekonomi dari Amerika Serikat dan Eropa, serta keputusan suku bunga dari Bank Indonesia menjadi faktor utama yang memengaruhi arah indeks,” tulis dalam riset yang dikutip, Rabu (18/6/2025).
Namun, CGS menyoroti bahwa kenaikan harga beberapa komoditas seperti minyak mentah, emas, dan batubara berpotensi memberikan dorongan positif terhadap IHSG.
Baca juga : Kamis Pagi, IHSG Merosot Ke 7.219
Tim CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksi, IHSG akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.115 atau 7.075 dan resistance 7.195 atau 7.240.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.