BREAKING NEWS
 

Perkuat Diplomasi Dengan Rusia

RI Rampungkan Perjanjian Perdagangan Bebas Dengan Uni Ekonomi Eurasia

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 20 Juni 2025 16:17 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Menteri Perdagangan Komisi EAEU Andrey Slepnev usai menyepakati perundingan FTA Indonesia–EAEU di SPIEF 2025, St. Petersburg. (Foto: Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia resmi merampungkan perundingan substantif perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) dengan Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Kesepakatan bersejarah ini diumumkan di sela-sela St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, Rusia, Kamis (19/6/2025).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perdagangan Komisi EAEU Andrey Slepnev mengumumkan langsung pencapaian tersebut. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya juga telah menyampaikan pengumuman resmi seusai pertemuan bilateral di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg.

“Saya menyambut sangat gembira kesepakatan ini. Kerja sama Indonesia dan Rusia dalam kerangka EAEU akan membawa manfaat besar,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

Perjanjian ini menandai babak baru hubungan ekonomi Indonesia dengan lima negara anggota EAEU yaitu Rusia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan.

Baca juga : Garuda Rampungkan Investigasi Kehilangan Barang Di GA-716, Ini Hasilnya

Perundingan I-EAEU FTA dimulai sejak Desember 2022 dan melalui lima putaran negosiasi serta sejumlah pertemuan intersesi. Tim Indonesia dipimpin oleh Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan.

Hasilnya, kedua pihak berhasil menyepakati seluruh isu substantif dalam negosiasi. Saat ini, proses ratifikasi dan finalisasi teknis tengah dikebut agar perjanjian bisa ditandatangani sebelum akhir tahun.

Adsense

Menko Airlangga mengapresiasi kerja keras seluruh tim perunding dan berharap implementasi FTA ini segera dimulai. "Saya berharap seluruh tahapan proses dapat diselesaikan agar perjanjian ini bisa ditandatangani pada tahun ini," kata Airlangga, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/6/2025).

Senada, Mendag Slepnev menyebut kesepakatan ini sebagai lompatan besar dalam modernisasi hubungan dagang kedua pihak. “Komisi EAEU siap menandatangani tahun ini dan menyelesaikan semua persyaratan teknis,” ujarnya.

Baca juga : Pertamina Dan Dekranas Beri Pelatihan Pencitraan Merek UMKM Di Lombok Timur

Perjanjian ini membuka peluang ekspor baru bagi Indonesia, terutama untuk produk unggulan seperti CPO dan turunannya, kopra, kopi, karet alam, dan mentega kakao. Sebaliknya, Indonesia berpotensi meningkatkan impor sejumlah komoditas strategis dari EAEU seperti gandum, fosfat, batubara, bahan baku pupuk, hingga besi setengah jadi.

Secara demografis, total populasi negara-negara EAEU dan Indonesia melampaui 460 juta jiwa. Pasar besar ini diharapkan memperluas akses logistik, mendorong kelancaran perdagangan, dan meningkatkan investasi dua arah.

Pada kuartal pertama 2025 saja, nilai perdagangan Indonesia-EAEU sudah menembus USD 1,57 miliar. Melonjak 84,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Tak hanya sektor perdagangan, EAEU juga menjadi sumber investasi potensial di sektor industri pengolahan, logistik, transportasi, pertanian, dan pertambangan. Tahun lalu, investasi dari kawasan ini ke Indonesia tercatat sebesar USD 273,7 juta.

Baca juga : Prabowo Optimis Ekonomi RI Masuk 5 Besar Dunia

Indonesia pun menargetkan menjadi hub logistik Asia Tenggara bagi produk-produk EAEU, sementara kawasan Eurasia bakal menjadi pintu masuk komoditas Indonesia ke Eropa Timur dan Asia Tengah.

Turut mendampingi Menko Airlangga dalam forum ini antara lain Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono dan Dubes Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense