Sebelumnya
Selain itu, imbuh Tauhid, penting untuk melakukan pembuatan profil (profiling) dari calon penerima pinjaman.
“Mereka harus memiliki strategi untuk tetap menjaga kredit macet di beberapa sektor. Misalnya pertanian,” ujarnya.
Beberapa langkah yang juga bisa diambil, adalah dengan merancang skenario pembayaran, menunda, atau bahkan memperpanjang masa pembayaran. Selain itu, juga penting untuk melihat pita sosial sebagai salah satu manajemen risiko.
Baca juga : Gencarkan Dong Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan
“Pita sosial yang dimaksud adalah dengan melihat bagaimana kekerabatan (borrower), yang dapat mencerminkan profil risiko,” jelas Tauhid.
Yang tidak kalah penting, sambung Tauhid, perusahaan pindar perlu mengimbangi proses pemasaran dengan literasi digital. Misalnya apa risikonya jika jumlah utangnya berlebihan, berapa tingkat suku bunganya, SLIK, termasuk akan dikirim tim penagihan.
“Semuanya itu harus disampaikan secara jelas kepada borrower,” seru Tauhid.
Baca juga : Inter Milan Vs Urawa Reds, Poin Dan Gengsi
Sebelumnya, marak muncul Gerakan Gagal Bayar (Galbay) pinjaman online (pinjol) di media sosial.
Menyoal ini, Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S Djafar menyebut, fenomena ini dianggap merugikan industri pindar yang legal.
“AFPI sudah melaporkan hal tersebut ke OJK. Langkah selanjutnya yang akan dilakukan asosiasi industri pindar adalah melapor ke kepolisian,” ucap Entjik di Jakarta, Jumat (13/6/2025).
Baca juga : Final NBA, Pacers Samakan Kedudukan 3-3
Menurut dia, hal itu ramai di kalangan anak muda. Untuk itu, AFPI berharap, pelaku yang sengaja mengajak tak membayar dapat diproses secara hukum.
“Asosiasi juga terus melakukan edukasi dan mengajak orang untuk disiplin membayar,” katanya. DWI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Sabtu, 21 Juni 2025 dengan judul "Antisipasi Peminjam Gagal Bayar, OJK Wajibkan Industri Pindar Perkuat Mitigasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.