BREAKING NEWS
 

MilikiRumah Bantu Atasi Masalah Kepemilikan Rumah dengan Program Pra KPR

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 25 Juni 2025 15:08 WIB
Foto: MilikiRumah.

RM.id  Rakyat Merdeka - Masalah yang paling mendasar dari penyediaan hunian adalah sedikitnya masyarakat yang memiliki akses terhadap fasilitas pembiayaan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 60 persen angkatan kerja di Indonesia mencari nafkah atau bekerja dari sektor informal. Mereka tidak memiliki penghasilan tetap dan kontrak kerja yang mengikat.

Kondisi ini dianggap sebagai sebuah risiko bagi bank dan lembaga pembiayaan, sehingga sekalipun memiliki kemampuan membayar, akses pembiayaan bagi mereka lebih terbatas dibanding segmen lain, seperti ASN, karyawan BUMN, dan karyawan swasta.

Akses terhadap fasilitas pembiayaan juga semakin terancam akibat masalah kolektabilitas dan mudahnya generasi muda terbelit hutang pinjaman online (pinjol), sehingga fasilitas pinjaman diperoleh tanpa literasi yang memadai.

Data Perfindo tahun 2024 menunjukkan ada 14 juta pengguna pinjol di Indonesia. Sebanyak 48 persennya berada di rentang usia 20-30 tahun.

Munculnya wacana rumah subsidi dengan luasan yang lebih kecil hanyalah akibat dari besarnya biaya produksi dan semakin mahalnya harga lahan untuk dapat diakomodir oleh skema subsidi.

Seperti diketahui, saat ini skema subsidi yang paling besar adalah melalui FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).

Baca juga : Stabilkan Keuangan di Masa Depan, MSIG Life Luncurkan Produk SMART

Melalui skema ini, pemerintah membantu likuiditas bagi perbankan agar dapat memberi fasilitas pembiayaan yang lebih terjangkau.

Sementara itu, pemerintah sendiri tidak secara langsung menyediakan hunian, hanya mematok harga maksimal untuk rumah, dengan acuan yang berbeda di masing-masing daerah.

MilikiRumah, sebuah perusahaan rintisan, berusaha untuk menjawab permasalahan kepemilikan hunian pada akar masalah akses pembiayaan.

MilikiRumah mempunyai Program Pra KPR yang ditujukan bagi masyarakat yang belum bisa mendapat fasilitas KPR dari bank, karena penghasilan tidak tetap seperti freelancer, pelaku usaha, dan agen berbasis komisi, atau karena kondisi kolektibilitas (SLIK OJK) yang tidak sempurna.

Melalui program Pra KPR, peminat hunian dapat langsung menghuni rumah sebagai penyewa sambil mengikuti program yang didesain agar mereka dapat memiliki rumah tersebut di masa depan.

Kedisiplinan dalam membayar biaya sewa setiap bulan menjadi dasar untuk membuka akses pembiayaan dengan bank sekaligus sedikit demi sedikit mengurangi plafon pinjaman yang dibutuhkan.

Adsense

Program Pra KPR ini menggunakan skema Rent-to-Own yang sudah ada sebelumnya, walaupun inovasi ini belum dikenal secara luas.

Baca juga : Dasco, Selesaikan Banyak Masalah Tanpa Drama

Melalui penyertaan modal, MilikiRumah menjadi bagian dari developer pengembang hunian yang menawarkan hunian siap huni maupun indent untuk dijual ataupun disewakan terlebih dahulu dalam program Pra KPR.

MilikiRumah telah memilih Badak Perkasa Group, pengembang terkemuka di Kabupaten Tangerang untuk bersama-sama mengembangkan Kota Cakra, sebuah hunian terintegrasi dengan konsep everyday resort.

Kota Cakra menawarkan fasilitas seperti kolam renang, playground, dan club house di Tigaraksa, yaitu kecamatan yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang dengan dilengkapi RSUD, sekolah dan kampus terkemuka, serta rencana gerbang tol Tigaraksa di ruas Serpong Balaraja.

Kota Cakra menjadi satu-satunya proyek hunian yang saat ini ditawarkan oleh MilikiRumah dengan program Pra KPR.

President Director MilikiRumah, Marine Novita menjelaskan, pengalaman selama menjalankan proptech, membuat MilikiRumah memahami apa yang sebenarnya menjadi akar masalah di bidang properti.

"Program Pra KPR ini adalah upaya MilikiRumah membantu pemerintah dalam mencapai target Tiga Juta Rumah yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.," ujar Marine.

Dia menambahkan, MilikiRumah ingin membantu pelaku usaha UMKM, pelaku industri kreatif, freelancer, dan agen berbasis komisi untuk naik kelas, mendapat akses pembiayaan, dan hunian yang nyaman dan terintegrasi melalui program Pra KPR.

Baca juga : Hipmi Puji Langkah Tegas Menteri Bahlil Atasi Masalah Tambang Di Raja Ampat

Marine Novita adalah satu penggiat proptech yang menjabat sebagai Country Manager Rumah.com hingga 2023 dan pengalaman sebelumnya di OLX dan Kompas.com.

Marine Novita juga aktif sebagai pengurus DPP REI (Realestat Indonesia).

Marine berpesan, kritik publik terhadap program perumahan dan desain rumah subsidi saat ini adalah momentum untuk berinovasi.

"Pemerintah perlu membuka ruang bagi solusi berbasis data dan partisipasi swasta, terutama yang menyasar sektor informal,” saran dia. 

Marine menambahkan,  Program Pra KPR adalah contoh bahwa dengan mendekati akar masalah, bukan sekadar menambah anggaran,.kita bisa membangun ekosistem perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan program inovatif seperti Pra KPR, pencari hunian yang selama ini memiliki masalah dapat memiliki rumah yang nyaman dan layak melalui fasilitas pembiayaan komersial, sehingga tidak membebani pemerintah dengan subsidi dan ukuran rumah yang terbatas.

Untuk informasi selengkapnya mengenai program Pra KPR dari MilikiRumah, peminat dapat membuka halaman milikirumah.com atau mengunjungi show unit Kota Cakra di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense