Sebelumnya
“Jika UMKM menunjukkan performa baik, Shopee berencana memperluas pasar ke negara-negara lain yang sudah memiliki platform Shopee,” ungkap Balques.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama InJourney Aviation Services Wendo Asrul Rose menyambut baik hal tersebut.
Selama ini, InJourney Aviation Services yang merupakan bagian dari subholding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) ini, adalah partner bisnis Shopee dalam pengiriman barang Shopee menggunakan kargo yang dikelolanya.
“Market share kami sebesar 55 persen, sebagian besarnya memang memfasilitasi kargo dari Shopee. Kami harap, kerja sama ini terus berjalan baik,” ucap Wendo.
Baca juga : Produksi Migas Dalam Negeri Bakal Gaspol
Dengan layanan integrasi tersebut, kata Wendo, perusahaan optimistis bisa berperan memperluas akses ekspor produk UMKM ke pasar internasional.
“Khususnya, kontribusi terhadap nilai ekspor nasional, dengan layanan logistik yang diperhitungkan, efisien, tepat waktu dan berdaya saing,” ujarnya.
Wendo berharap, layanan kargo bersama Shopee ini juga akan terbuka di negara-negara lainnya.
Sementara, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut, saat ini sudah ada sebanyak 19 perjanjian dagang dengan pihak luar negeri. Mulai dari Kanada, Asia Uni Eropa dan Tunisia yang dipastikan akan berjalan.
Baca juga : Oknum Dishub DKI Diduga Palak Sopir Bajaj, Manajemen Parkir Masih Karut Marut
Selanjutnya, Indonesia juga punya perwakilan perdagangan atau Atase Perdagangan sebanyak 46 perwakilan di 33 negara.
“Di mana ini kami sebut sebagai alat atau software untuk membantu UMKM masuk ke pasar ekspor. Begitu dengan juga dengan Shopee melalui Program Ekspor Shopee,” katanya.
Wacana Aturan Pajak 0,5 Persen
Terkait adanya wacana aturan pengenaan pajak sebesar 0,5 persen kepada para UMKM yang berjualan di e-commerce, Balques mengaku belum menerima kabar ataupun sosialisasi terkait rancangan aturan tersebut.
Baca juga : Vika Kolesnaya, Lagi Hamil Anak Billy Syahputra
“Kebijakan yang sedang dibahas Pemerintah ini juga menjadi perhatian utama kami. Namun, Shopee siap menyesuaikan program kami sesuai keputusan yang akan diambil nanti,” ujar Balques kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Dia mengaku, masih menunggu kebijakan resmi dari kementerian terkait dan akan mengikuti arahan tersebut.
Balques menuturkan, Shopee selama ini terus berupaya taat dengan apa yang menjadi kebijakan Pemerintah.
“Kami melihat dan mengikuti perkembangan yang ada dulu,” akunya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.