BREAKING NEWS
 

PTPN Luncurkan Eco Cycle, Ubah Limbah Jadi Energi Bernilai

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 10 Juli 2025 13:12 WIB
Direksi PTPN meluncurkan aplikasi Eco Cycle di PKS Pagar Merbau, Sumatera Utara, akhir pekan lalu. Solusi digital pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular.

RM.id  Rakyat Merdeka - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) meluncurkan aplikasi digital Eco Cycle sebagai solusi pengelolaan limbah berbasis prinsip ekonomi sirkular di industri perkebunan. Inovasi ini diperkenalkan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Pagar Merbau, Regional II Sumatera Utara, akhir pekan lalu.

Eco Cycle dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah dari kebun dan pabrik, khususnya pada komoditas kelapa sawit, karet, dan tebu. Aplikasi ini juga memungkinkan pemantauan data secara real-time, meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan limbah organik.

Direktur Utama PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna menyebut Eco Cycle sebagai bagian dari transformasi industri perkebunan menuju arah yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, teknologi ini tak hanya menjadi alat pelaporan, tetapi juga sistem yang mengintegrasikan aspek lingkungan, operasional, dan ekonomi.

“Eco Cycle akan menjadi soko guru pengelolaan limbah berbasis data,” ujar Denaldy dalam siaran pers, Kamis (10/7/2025).

Baca juga : Luncurkan Botanica Cibubur, Gapura Prima Group Hadirkan Hunian Modern Bernuansa Klasik

Ia menegaskan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen PTPN terhadap tanggung jawab lingkungan.

Ugun Untaryo, yang mewakili Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa, menilai penerapan Eco Cycle akan mendorong lompatan besar dalam digitalisasi pengelolaan limbah. Sistem ini disebutnya akan mempercepat proses pengambilan keputusan, terutama dalam menangani sisa produksi seperti tandan kosong, limbah cair (palm oil mill effluent), dan abu boiler.

Adsense

“Dengan Eco Cycle, kami bisa memantau titik penghasil limbah dan menganalisis potensi pemanfaatannya,” kata Ugun. 

Menurutnya, hal ini membuka peluang besar untuk pengembangan energi alternatif, efisiensi biaya, serta komersialisasi residu perkebunan.

Baca juga : Pelindo Luncurkan Ponton Bali Benoa Marina

Ugun menambahkan, aplikasi ini memperkuat posisi PalmCo dalam aspek Environmental, Social, Governance (ESG), dan mendukung pencapaian Proper Emas serta sertifikasi pengurangan emisi gas rumah kaca. Eco Cycle juga disebut sebagai langkah konkret untuk strategi dekarbonisasi PTPN Group.

“Dunia usaha kini bergerak ke arah yang lebih hijau dan bertanggung jawab secara sosial maupun lingkungan,” ujarnya.

Pemilihan PKS Pagar Merbau sebagai lokasi peluncuran dinilai tepat karena kebun tersebut dinilai memiliki potensi besar dan kesiapan tinggi dalam mendukung transformasi digital. Ugun menyebut seluruh jajaran kebun menyambut inisiatif ini dengan antusias.

Peluncuran Eco Cycle juga menjadi wujud kolaborasi lintas entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara. Aplikasi ini ke depan akan diimplementasikan tidak hanya di PalmCo yang fokus pada sawit, tetapi juga di PTPN I SupportingCo untuk karet dan komoditas lainnya, serta PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang menangani tebu.

Baca juga : PLN EPI Perkuat ESG dan Dorong Transisi Energi Bersih

Sebelumnya, PalmCo telah mencatat sejumlah pencapaian dalam pengelolaan lingkungan, termasuk mendapatkan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Perusahaan juga menjadi pelat merah pertama di sektor perkebunan yang siap masuk ke perdagangan karbon domestik melalui pemanfaatan residu sawit sebagai sumber energi alternatif.

Dengan Eco Cycle, PTPN Group menegaskan komitmennya mendorong transformasi industri berbasis keberlanjutan, selaras dengan kebijakan nasional menuju ekonomi hijau dan target Net Zero Emission pada 2060.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense