BREAKING NEWS
 

Kebut Ekonomi Lewat Ekraf, Erick: Kalau Korea Bisa, Masa Indonesia Nggak?

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 20 Juli 2025 07:05 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: tangkapan layar Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan pentingnya peran ekonomi kreatif (ekraf) dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen. Seperti dicita-citakan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya bersyukur dengan mimpinya Bapak Presiden Prabowo Subianto: pertumbuhan ekonomi 7-8 persen. Kalau kita bicara 10 ribu GDP per kapita, itu kita sudah bicara yang namanya industri kreatif. Ini kita sudah moving forward,” kata Erick 
saat menghadiri Kongres I Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) di Senayan Park Jakarta, sebagaimana terpantau melalui akun Instagramnya, Sabtu (19/7/2025).

Menurutnya, negara-negara yang sustain hari ini adalah negara-negara yang sukses membangun kebudayaan. Misalnya saja, Amerika Serikat (AS) dengan industri film Hollywood. Serta Korea Selatan (Korsel) dengan Korean wave (Hallyu) yang mendunia, antara lain lewat musik K-pop.
Karena itu, Erick meminta Indonesia segera membuat blue print ke depan. 

Baca juga : Perkuat Ekonomi Kreatif, Menekraf Hadiri Forum Budaya Strategis Di Paris

"Apakah kita bisa? Kita bisa! Karena beragam kebudayaan kita, dinamika anak muda kita. Saya berharap, gerakan GEKRAF ini juga bisa menjadi suatu blue print ke depan," ujar Erick.

Adsense

“Bisa nggak Indonesia menjadi negara pop culture? Kalau Korea bisa, masa Indonesia tidak bisa,” cetusnya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang juga hadir dalam acara tersebut, membenarkan pernyataan Erick. 

Baca juga : Perkuat Ekonomi Rakyat, Pemprov DKI Bangun 4 Pasar Baru Di Lokasi Strategis

"Benar sekali kata Pak Erick Thohir. Kita ini memang harus dari hulu ke hilir mempunyai satu bridge, jembatan yang kuat antara budaya ekonomi kreatif, pariwisata, UMKM, dan lain-lain," papar Fadli.

Dia menekankan pentingnya kebudayaan sebagai soft power yang harus dijadikan satu gerakan bersama, untuk membangkitkan gerakan Indonesia dalam bentuk Indonesian waves atau gelombang Indonesia. 

"Mari kita bekerja sama, berkolaborasi, bersinergi untuk membangun sebuah kebudayaan Indonesia yang maju," ajak Fadli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense