RM.id Rakyat Merdeka - Anak-anak muda visioner dari Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) sepakat bergandengan tangan membentuk perusahaan holding investasi. Holding ini bakal jadi kendaraan utama untuk menggarap proyek-proyek yang manfaatnya langsung terasa oleh masyarakat. Mulai dari pembangkit listrik tenaga surya, digitalisasi desa, hingga layanan publik seperti dapur umum modern.
Kesepakatan itu ditegaskan lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Resources Investment Limited Ali Alshimmari, Co- Initiator Kemitraan Indonesia Gamma Thohir, dan Mitra Co-Investor dari Indonesia Zagy Yakana Berian di perhelatan Green Impact Festival 2025 di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Kesepakatan tersebut turut disaksikan Menko Pangan Zulkifli Hasan dan CEO Rakyat Merdeka yang juga Pendiri Green Impact Kiki Iswara Darmayana.
Baca juga : ASN Harus Rancang Pensiun Melalui Usaha Dan Investasi
Berdasarkan kesepakatan ini, perusahaan holding akan menjadi platform untuk memobilisasi investasi dan mengelola modal. Peran lainnya mencakup fasilitasi transfer teknologi, pemberdayaan lokal, dan penyelarasan regulasi. Fokus utama diarahkan ke sektor energi terbarukan. Dimulai dari pembangunan PLTS 50 MW di kawasan industri, dengan rencana pengembangan hingga 100 MW atau lebih untuk mendukung transisi hijau Indonesia.
Co-Initiator kemitraan Indonesia, Gamma Thohir menyambut baik penandatanganan kesepakatan tersebut. Pendiri Desa Bumi itu menegaskan, Indonesia terlibat aktif dalam merancang arah transisi energi hijau, dengan mengedepankan inovasi, wawasan lokal, dan visi nasional yang jelas. “Indonesia siap memimpin,” ujarnya.
Selain sektor energi, perusahaan holding ini juga tengah mempersiapkan investasi di infrastruktur digital, serta proyek-proyek inovatif dan layanan masyarakat, seperti dapur umum dan akses internet pedesaan.
Baca juga : Soal Pemilihan Kepala Daerah, Golkar Sedang Kaji 2 Opsi
Direktur Resources Investment Limited Ali Alshimmari menyebut kemitraan ini sebagai bukti nyata komitmen kedua pihak dalam membangun masa depan yang berkelanjutan dan inklusif. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang menciptakan nilai jangka panjang dan berdampak besar.
“Kesepakatan ini bukan sekadar langkah, tapi lompatan menuju masa depan bersama,” ujarnya.
Perusahaan holding ini merepresentasikan visi besar yang dibangun di atas fondasi teknologi, keunggulan operasional, dan strategi yang selaras. Holding ini akan menjadi platform utama untuk menyelaraskan proyek-proyek dengan prioritas nasional dan memastikan implementasi yang gesit serta skalabel.
Baca juga : Kejagung Tunggu Salinan Lengkap
Sementara itu, Pendiri SRE/ Leader Green Impact Zagy Yakana Berian, Zagy Berian menyatakan, kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan solusi konkret yang siap dieksekusi, dengan fokus pada inovasi dan keberlanjutan. “Kami berkomitmen untuk bergerak cepat, cerdas, dan terarah. Kolaborasi ini dibangun di atas ambisi bersama dan siap menetapkan standar baru dalam inovasi, dampak, dan kecepatan,” ujarnya. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Sabtu, 26 Juli 2025 dengan judul "Garap Proyek Hijau Dan Digital, Anak Muda RI-UEA Sepakat Bentuk Holding Investasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.