BREAKING NEWS
 

ICEF-IPFE 2025 Dorong Belanja Pemerintah Lewat Katalog Dan Lokapasar

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 1 Agustus 2025 17:49 WIB
Ketua LKPP Hendrar Prihadi apresiasi Lokapasar dalam transformasi pengadaan digital. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - -Kegiatan Temu Bisnis Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) digelar di JIExpo Kemayoran Jakarta pada 30 Juli - 1 Agustus 2025. Acara ini menjadi momentum penting dalam mewujudkan kolaborasi berbagai pihak untuk menggalakkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) melalui belanja pemerintah, yang bertujuan kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

Mengusung tema “Digitalisasi Pengadaan untuk Indonesia Emas: Inovasi, Kolaborasi, dan Keberlanjutan”, kegiatan ini digelar oleh LKPP bersama Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, dan PT Satu Tujuan Event. Pameran ini menempati area seluas 2.700 meter persegi, menampilkan puluhan penyedia barang dan jasa dari berbagai sektor seperti teknologi informasi, otomotif (termasuk kendaraan listrik), videotron, drone, permesinan, hingga e-marketplace mitra LKPP.

Kepala LKPP Hendrar Prihadi menegaskan pentingnya digitalisasi dalam sistem pengadaan pemerintah untuk memperluas kontribusi UMKM. “Platform yang kita kembangkan lewat katalog versi 6 dan e-marketplace mitra LKPP adalah terobosan untuk mempermudah transaksi. Fokus kita adalah percepatan belanja pemerintah yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya dalam pembukaan ICEF-IPFE 2025, dalam keterangan tertulis, Jumat (1/8/2025).

Baca juga : Istri Wapres Borong Batik Merawit Karya Nasabah Binaan PNM Mekaar

Hendrar juga mendorong para pejabat pengadaan di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar tidak ragu menggunakan sistem digital yang telah tersedia. "Sepanjang aturannya diikuti, jangan ragu bertransaksi melalui e-purchasing atau marketplace mitra LKPP," ujarnya.

Adsense

Semakin banyak penyedia yang bergabung di katalog dan marketplace, semakin kompetitif pula pasar PDN yang terbentuk. Ini menjadi peluang besar untuk memperkuat rantai pasok lokal, sekaligus efisiensi anggaran negara.

Ketua Umum IAPI Andi Zabur Rahman menambahkan bahwa IPFE yang telah digelar sejak 2014 kini diperkuat dengan kolaborasi Kadin Indonesia sebagai perwakilan pelaku usaha nasional. “Dengan kolaborasi ini, ICEF-IPFE bisa mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen, pemberdayaan penyedia lokal, serta peningkatan kapasitas SDM pengadaan,” katanya.

Baca juga : Menko Polkam: Pemerintah Siap Hadapi Ancaman Tsunami Imbas Gempa Rusia

Salah satu mitra strategis, Mbizmarket, juga hadir sebagai exhibitor di booth 032. CEO & Founder Mbizmarket, Ryn Hermawan menyampaikan komitmennya mendukung transformasi pengadaan digital pemerintah. “Lewat Mbizmarket, pengadaan bisa dilakukan lebih mudah, transparan, dan cepat. Pejabat pengadaan bisa mencari produk dalam negeri sekaligus mengetahui TKDN-nya secara langsung,” ujar Ryn.

Tak hanya itu, Mbizmarket juga berperan sebagai Wajib Pungut (WAPU) sesuai PMK 58/2022, sehingga penyedia dan pembeli tak perlu repot urusan pelaporan dan penyetoran pajak.

ICEF-IPFE 2025 diyakini akan menjadi katalis utama transformasi digital pengadaan, penguatan ekonomi nasional, dan percepatan pemanfaatan produk dalam negeri menuju Indonesia Emas 2045.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense