RM.id Rakyat Merdeka - Di sela penyelenggaraan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Telkomsel bersama ITB resmi menandatangani Nota Kesepahaman pembentukan Artificial Intelligence (AI) Innovation Hub.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna yang mewakili Direktur Utama Telkomsel Nugroho dan Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara. Acara disaksikan Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Brian Yuliarto.
AI Innovation Hub akan menjadi pusat kolaborasi strategis untuk mengembangkan ekosistem AI nasional dengan melibatkan akademisi, industri, komunitas, dan pemerintah.
Baca juga : 25 Perusahaan Raih Indonesia Digital Technology and Innovation Awards 2025
Fasilitas ini mencakup AI Academy, platform pembelajaran digital berbasis Learning Management System(LMS) yang didukung teknologi AI, serta AI Labs untuk riset bersama yang berfokus pada solusi aplikatif bagi masyarakat. Kegiatan seperti sharing session, seminar, AI use case lab, dan community gatheringakan rutin digelar untuk memperkuat jejaring inovasi.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Brian Yuliarto menegaskan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri. “Kerja sama ini menjadi kunci penguatan ekosistem riset nasional, mendukung Misi Asta Cita dalam menciptakan inovasi teknologi dan pengembangan talenta digital untuk kemandirian bangsa,” ujarnya.
Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini menilai, kolaborasi ini selaras dengan program Telkomsel Akselerasikan Indonesia (AI). “Kami optimistis langkah ini akan memperkuat ekosistem digital nasional yang berdaya saing global, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Baca juga : Digitalisasi Desa Bangun Kemandirian Dan Inovasi
Sementara itu, Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna menekankan, komitmen perusahaan dalam memperluas pemanfaatan AI. “Dengan kolaborasi bersama akademisi yang kompeten, kami berharap menghadirkan solusi unggul bagi industri, pemerintah, dan masyarakat, sekaligus mendukung Visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, menambahkan bahwa kemitraan ini akan memperkuat peran kampus dalam mencetak talenta digital unggul dan mempercepat penerapan solusi digital strategis. “AI Innovation Hub menjadi bukti nyata sinergi akademisi dan industri untuk menjawab tantangan pembangunan nasional,” katanya.
ITB dipilih sebagai mitra strategis karena reputasinya di bidang teknik, data science, dan riset teknologi. Ke depan, model kolaborasi ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai kota lain di Indonesia guna memperluas dampak inovasi AI bagi kemajuan bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.