BREAKING NEWS
 

Rupiah Perkasa Di Awal Pekan, Sentuh Rp 16.247 Per Dolar AS

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Senin, 11 Agustus 2025 09:17 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan awal pekan ini dengan penguatan tipis. 

Senin (11/8/2025) pagi, rupiah dibuka menguat 0,28 persen ke level Rp 16.247 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (8/8/2025) di posisi Rp 16.293 per dolar AS.

Baca juga : Jumat Pagi, Rupiah Melemah Di Level Rp 16.321

Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS terpantau bervariasi. Dolar Singapura naik 0,05 persen, peso Filipina menguat 0,33 persen, sementara baht Thailand melemah 0,11 persen.

Adsense

Indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,07 persen ke level 97,94. Meski menguat terhadap dolar AS, rupiah terpantau melemah terhadap beberapa mata uang lainnya. 

Baca juga : Rupiah Melemah Tipis ke Level Rp 16.391 Per Dolar AS

Rupiah melemah 0,20 persen terhadap euro ke level Rp18.694, minus 0,21 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp21.852, dan turun 0,28 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 10.590.

Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai, rupiah berpotensi melanjutkan penguatan terhadap dolar AS yang masih tertekan oleh prospek pemangkasan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed).

Baca juga : Awal Perdagangan, IHSG Sentuh 7.534 Ditopang Aksi Beli Investor

“Prospek ini menyusul pernyataan dovish Deputi Gubernur The Fed Michelle Bowman yang mendukung tiga kali pemangkasan suku bunga hingga akhir tahun,” ujarnya.

Lukman memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp 16.200–Rp 16.300 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense