RM.id Rakyat Merdeka - Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan memperkuat rantai pasok industri, PT United Tractors Pandu Engineering (UTPE) bersama Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra) meluncurkan Program Pengembangan Subkontraktor Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (12/8/2025).
Program ini merupakan bagian dari inisiatif UTPE bersama Yayasan Astra dalam membina pelaku IKM di luar Jabodetabek, khususnya Jateng, yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung industri manufaktur dan komponen alat berat. Peluncuran program dilaksanakan di Khas Hotel, Tegal, dengan tema “Kolaborasi PT United Tractors Pandu Engineering, Yayasan Astra, dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk Penguatan Supply Chain di Jawa Tengah”.
Baca juga : InJourney Airports dan Sarinah Percepat Pengembangan Kopdes Merah Putih di Bali
Presiden Direktur UTPE, Etot Listyono, menyampaikan bahwa pembinaan IKM adalah langkah nyata UTPE untuk menciptakan supply chain yang mandiri dan kompetitif. Hal ini sebagai bentuk komitmen jangka panjang UTPE dalam membangun supply chain yang berkelanjutan.
Inisiatif ini bertujuan membina dan memperkuat kapasitas IKM agar siap menjadi mitra industri yang kompetitif. UTPE memberikan akses pasar dan Yayasan Astra turut dalam memberikan pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi rutin sebagai bagian dari komitmen terhadap Community Development dalam Astra Sustainability Aspirations 2030.
Baca juga : UGM dan Freeport Perkuat Kolaborasi Riset dan Pengembangan SDM Papua
Ketua Pengurus Yayasan Astra, Rahmat Samulo, menyatakan penting bagi IKM agar dapat meningkatkan Quality, Cost, dan Delivery (QCD) supaya sesuai dengan standar industri yang dibutuhkan. Di sinilah peran Yayasan Astra berkolaborasi dengan UTPE untuk mendampingi IKM melalui program pembinaan, sebagai bagian dari kontribusi Astra Kreatif dalam mengembangkan industri kecil dan menengah di berbagai daerah.
Peluncuran program ini turut mendapat apresiasi dari pemerintah pusat dan daerah. Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian, Dini Hanggandari, menyampaikan, perlunya IKM dapat masuk ke dalam rantai pasok untuk mendapatkan order yang lebih jelas di tengah situasi global saat ini. Kementerian Perindustrian terus berupaya memperkuat daya saing IKM melalui kemitraan.
Baca juga : Jasa Raharja Perkuat Sinergi Nasional Optimalkan Penerimaan SWDKLLJ Dan IW
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohma, yang diwakili Asisten 2 Ekonomi Pembangunan, Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal, Joko Kurnianto, menegaskan bahwa kolaborasi ini sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem industri nasional yang berbasis pada industri lokal.
Peluncuran program ini menjadi langkah awal dari kolaborasi jangka panjang antara UTPE dan Yayasan Astra. Penguatan supply chain nasional hanya dapat terwujud jika seluruh pihak saling berkolaborasi dalam menumbuhkan ekonomi yang berkelanjutan, sejalan dengan citacita Astra yaitu “Sejahtera bersama Bangsa”.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.