Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UGM dan Freeport Perkuat Kolaborasi Riset dan Pengembangan SDM Papua
Kamis, 7 Agustus 2025 15:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Freeport Indonesia (PTFI) sepakat memperkuat kerja sama dalam bidang riset dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya untuk masyarakat Papua.
Komitmen ini ditegaskan dalam pertemuan antara Rektor UGM Prof Ova Emilia dan Direktur serta EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma di Rimba Papua Hotel, Timika, Papua, Kamis (24/7) malam.
Rektor UGM mengatakan sejumlah peluang kerja sama dengan PTFI telah dibahas, antara lain perluasan program beasiswa afirmasi Putra Papua, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Papua, dan pengembangan kelas talenta.
“Kami ingin meningkatkan volume beasiswa yang saat ini sudah diberikan oleh PTFI khusus untuk anak-anak Papua yang menempuh pendidikan di UGM,” kata Ova dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (6/8).
Menurutnya, kerja sama ini juga mencakup pengembangan soft skill dan kepemimpinan bagi putra-putri Papua serta dukungan terhadap pelaksanaan KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) UGM di wilayah sekitar tambang Freeport.
Baca juga : Indonesia - Belarus Perkuat Kerja Sama Pangan & Pertanian
“Kerja sama dengan PTFI ini bisa diteruskan terutama pengembangan SDM dan pemberian beasiswa, talent program, dan juga CSR maupun pengembangan untuk masyarakat. Saya lihat potensi luar biasa,” ujarnya.
Di bidang riset, UGM dan PTFI akan menjajaki kolaborasi terkait pertambangan berkelanjutan (sustainable mining) serta penerapan solusi berbasis alam (nature-based solutions) untuk restorasi lanskap pascatambang.
Beberapa di antaranya meliputi pengukuran dampak reklamasi kawasan tailing (reforestasi) di daerah lowland dan pesisir (coastal).
“Kami siap berkolaborasi dalam penghijauan kawasan remote dan kawasan berbahaya dengan teknologi nutrient-coated seedball yang ditanam dengan teknologi drone,” tambah Ova.
Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian dan Kerja Sama, Dr Danang Sri Hadmoko menyatakan, ruang kolaborasi juga terbuka pada bidang teknik pertambangan, mineral, hingga pertanian, khususnya pengelolaan produksi pascapanen di lahan reklamasi.
Baca juga : Australia-PBNU Sepakat Perkuat Kerja Sama Pendidikan Dan Budaya
“Kami siap mendukung untuk membantu proses reklamasi untuk menambah luasnya hutan,” katanya.
Danang juga menyampaikan bahwa tim peneliti dari Fakultas Geografi UGM tengah mengembangkan riset pemetaan blue carbon, terutama di wilayah sekitar hutan mangrove.
“Blue carbon bisa kita hitung dan bisa diukur dampaknya,” ujarnya.
Direktur dan EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma menyambut baik kerja sama lanjutan dengan UGM.
Ia menilai, kontribusi akademik sangat penting dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di Mimika.
Baca juga : FMIPA UGM Dan SDR Teken MoU, Kolaborasi Riset Berlanjut Ke Akar Rumput
“PTFI juga memerlukan banyak pemikiran dan ide baru dalam menyelesaikan persoalan pengentasan kemiskinan dan sosial di wilayah Mimika. Inklusivitas tentu kita jaga, sekalian makin inklusif makin kuat karena hal baru yang patut diketahui oleh masyarakat,” katanya.

Sebagai bagian dari kunjungan ke Mimika pada 24–25 Juli, Rektor UGM dan rombongan meninjau berbagai fasilitas hasil program kemitraan Freeport Indonesia.
Di antaranya Sekolah Asrama Taruna Papua, yang menampung anak-anak dari suku-suku lokal seperti Moni, Amungme, Kamoro, Dani, Damal, Ekari (Mee), dan Nduga.
Selain itu, rombongan juga meninjau Koperasi Maria Bintang Laut, Rumah Kopi Amungme Gold, wilayah reklamasi MP21—tempat Rektor turut menanam bibit pohon—dan Institute Pertambangan Nemangkawi yang menjadi pusat pelatihan vokasi bagi pemuda Papua sebelum bekerja di operasional tambang.
Kunjungan dilanjutkan ke water treatment plant, Rumah Sakit Mitra Masyarakat Freeport, serta kompleks olahraga yang juga dibangun melalui program dana kemitraan Freeport Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya