Sebelumnya
Hal ini termasuk target cadangan emas batangan Indonesia, yang diharapkan mencapai 400 ton dalam lima tahun ke depan.
Ibrahim menjelaskan, bahwa pasar emas sangat bergantung pada konsumsi masyarakat kelas menengah.
Namun, kelas menengah di Indonesia saat ini sedang mengalami penurunan akibat banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan kenaikan biaya hidup.
Kemungkinan kenaikan cadangan emas Indonesia baru akan terlihat dalam tiga tahun untuk jangka menengah.
Baca juga : Batam Jadi Pintu Ekspor Ke Pasar Asia Tenggara
“Karena itu tadi, pendorong pembelian logam mulia itu kebanyakan kelas menengah,” katanya.
Untuk itu, lanjut Ibrahim, kondisi ekonomi kelas menengah sangat penting untuk kinerja pasar emas, termasuk bank bulion. Ketika konsumsi kelas menengah menurun, permintaan emas juga akan ikut melemah.
Bentuk IBMA
Agar mendorong industri bulion Indonesia tumbuh lebih tinggi, BSI dan beberapa institusi terkait industri emas mendorong lahirnya Indonesia Bullion Market Association (IBMA).
Anton mengungkapkan, salah satu fungsi IBMA adalah menjadi wadah koordinasi antara pelaku industri emas dari hulu hingga hilir, sebagai tindak lanjut penyelenggaraan kegiatan usaha bulion.
Baca juga : Sekolah Negeri Jangan Jualan Seragam Dong
“IBMA berperan dalam menetapkan standardisasi industri emas, termasuk di sektor industri keuangan,” ucapnya dalam Seminar Bullion Business bertajuk ‘Bersatu Berdaulat Menuju Indonesia Emas’ di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Standardisasi ini mencakup proses produksi dan perdagangan yang dijalankan oleh para pelaku industri emas.
Selain itu, IBMA juga memiliki peran penting sebagai mitra Pemerintah dalam merumuskan kebijakan terkait industri emas.
IBMA tidak berada di bawah Pemerintah, karena mengacu kepada best practice international di Singapura dan London.
Baca juga : Dinda Putri Maharani, Tampil Memikat Di Secret Number
“Mengingat, sejatinya lembaga ini merupakan asosiasi yang mewakili pasar,” tegas Anton.
Dia menjelaskan, IBMA diinisiasi oleh institusi terkait emas. Yang diharapkan, imbuh Anton, setelah IBMA terbentuk, pelaku industri emas lainnya juga dapat bergabung sebagai anggota.
Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ferry Irawan menyatakan dukungannya untuk pembentukan IBMA.
“Karena rentang pelaku industri bulion sangat beragam, sehingga membutuhkan satu wadah untuk menyatukan dan mensinergikan perspektif terkait industri bulion,” tukasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.