Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bangun Pabrik Baterai Berteknologi Tinggi
Batam Jadi Pintu Ekspor Ke Pasar Asia Tenggara
Sabtu, 16 Agustus 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia menambah amunisi di industri energi terbarukan dengan pembangunan pabrik baterai berteknologi tinggi di Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Fasilitas milik PT Klou Teknologi Indonesia, bagian dari Midea Group itu, ditargetkan menjadi pusat manufaktur battery energy storage untuk Asia Tenggara, sekaligus menjadi pintu ekspor ke pasar global.
Peletakan batu pertama pembangunan pabrik itu dilakukan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, Kamis (14/8/2025).
“Saya mengapresiasi PT Klou Teknologi Indonesia menghadirkan fasilitas produksi yang berkontribusi nyata bagi peningkatan ekspor dan hilirisasi,” ujar Budi dalam keterangan resmi Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jumat (15/8/2025).
Baca juga : Sekolah Negeri Jangan Jualan Seragam Dong
Pabrik ini merupakan investasi pertama Midea Group di luar China untuk produk baterai, melengkapi tiga pabrik di Bekasi, Karawang dan Cikarang yang memproduksi pendingin ruangan, kulkas dan mesin cuci.
Pemilihan Batam dinilai strategis karena dekat jalur perdagangan internasional, memiliki pelabuhan modern dan berstatus kawasan perdagangan bebas yang memudahkan ekspor.
Menurut Budi, tren energi terbarukan membuka peluang ekspor besar.
Baca juga : Dinda Putri Maharani, Tampil Memikat Di Secret Number
“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Indonesia berpeluang besar menjadi pemain utama rantai pasok baterai dunia, sekaligus memperkuat posisi di pasar ekspor,” katanya.
Direktur Operasional dan Sumber Daya Manusia PT Klou Teknologi Indonesia Zhi Shuai mengatakan, pabrik di Batam dilengkapi lini produksi canggih untuk memenuhi standar mutu internasional, melayani pasar domestik dan ekspor ke ASEAN, Amerika Serikat, serta Eropa.
“Ini dapat memperkuat perdagangan regional dan mendukung transisi Indonesia menuju energi terbarukan,” ucap Zhi.
Baca juga : Jelang HUT Ke-80 RI, IHSG Dekati 8.000
Pabrik ini diharapkan memperkuat industri baterai nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor teknologi penyimpanan energi. Termasuk menempatkan Indonesia sebagai pusat baterai di Asia. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya