RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Senin (18/8/2025) di tengah suasana cuti bersama. Rupiah terkoreksi 0,11 persen ke level Rp 16.187 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 16.169 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia pagi ini bervariasi. Ringgit Malaysia turun 0,24 persen, yen Jepang melemah 0,10 persen, dolar Hong Kong minus 0,095 persen, dan dolar Taiwan melemah 0,06 persen. Sementara indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat tipis 0,02 persen ke level 97,73.
Baca juga : Menteri Maman: HUT RI Momentum Bersatu Dan Berdaulat Ekonomi
Meski rupiah melemah terhadap dolar AS, nilai tukar mata uang Garuda justru menguat terhadap beberapa mata uang lainnya. Rupiah tercatat naik 0,04 persen terhadap euro di level Rp 18.682, menguat 0,04 persen terhadap poundsterling Inggris di Rp 21.886, dan terapresiasi 0,19 persen terhadap dolar Australia di Rp 10.521.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyoroti data Bank Indonesia (BI) yang mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal II-2025 mencapai 433,3 miliar dolar AS atau setara Rp 6.976,1 triliun. Angka ini tumbuh 6,1 persen secara tahunan (yoy), sedikit melambat dibandingkan kuartal I-2025 yang tumbuh 6,4 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.158 Per Dolar AS, Tertekan Data Ekonomi AS
“Perkembangan ULN terutama dipengaruhi oleh peningkatan aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik, seiring tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian pasar global,” kata Ibrahim dalam riset hariannya.
Ia menambahkan, pemerintah terus berkomitmen mengelola ULN secara cermat, terukur, dan akuntabel untuk memastikan pembiayaan yang efisien dan optimal.
Baca juga : Pagi Ini Rupiah Melesat, Sentuh Level Rp 16.112 Per Dolar AS
Ibrahim memproyeksikan, nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup menguat dalam rentang Rp 16.120 – Rp 16.180 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.