BREAKING NEWS
 

Gelar Risk Dan Governance Summit 2025

OJK Perkuat Sinergi Dan Tata Kelola Jasa Keuangan

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Rabu, 20 Agustus 2025 07:05 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
“Filosofi ini sejalan dengan nilai inti RGS yaitu Role Model, Guidance, dan Support, yang menekankan keteladanan integri­tas, peran fasilitator, dan budaya saling menopang demi keber­hasilan bersama,” ujar Sophia.

Artinya, dengan memperhati­kan risiko-risiko yang semakin kompleks tersebut, penguatan ekosistem GRC tidak lagi hanya menjadi kewajiban. Tetapi juga kebutuhan bagi setiap perusahaan, khususnya di sektor jasa keuangan.

Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Budi Prijono, yang juga hadir di acara itu menyampaikan, diperlukan tata ke­lola kolaboratif lintas sektor agar pengendalian risiko, transparansi, dan akuntabilitas benar-benar menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan Indonesia menuju 2045.

Baca juga : Cadangan Beras Aman, Rakyat Jangan Khawatir

Karena itu, sambung Budi, BPK sangat mendorong adanya suatu penguatan GRC melalui tata kelola kolaboratif yang bu­kan hanya memerlukan sinergi internal antar satuan kerja.

“Tetapi juga kemitraan lintas sektor dan partisipasi aktif di tataran global,” kata Budi.

Sebagai bagian dari komitmen OJK dalam mendorong inovasi di sektor jasa keuangan, RGS 2025 juga sukses menyeleng­garakan Innovation Paper Com­petition untuk pertama kalinya.

Baca juga : Gubernur Pramono Kaji Opsi Bangun Jembatan

Ajang ini mencatat antusiasme yang luar biasa dari mahasiswa, dengan partisipasi 585 peserta dari 242 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Kehadiran kompetisi ini menjadi bukti nyata tingginya minat generasi muda dalam mengem­bangkan ide-ide inovatif terkait GRC. Sekaligus membuktikan, bahwa mereka siap menjadi motor penggerak bagi inovasi dan ketahanan sistem keuangan Indonesia.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri juga oleh Ketua Komisi XI DPR M. Misbakhun, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi dan Ketua beserta Jajaran Anggota Badan Supervisi OJK.

Baca juga : Ameera Khan, Ngebet Dinikahi Jefri Nichol

RGS 2025 menghadirkan dua sesi diskusi panel interaktif dengan narasumber ahli dari dalam dan luar negeri.

Serta sesi GRC insight, di an­taranya dibawakan oleh Senior Advisor, Climate Change and Sustainable Development Depart­ment, ASEAN Development Bank (ADB) Edimon Ginting, Senior Officer, Digital Economy Division, ASEAN Secretariat Jowil Plecer­da, Advisor, Financial Market Sta­bilization Department, South Ko­rea Financial Supervisory Service (FSS) Lee Jun Ho, Deputy Chair of Macro-Microeconomic Policy Analysis, Indonesian Chamber of Commerce and Industry Aviliani, dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Diskusi ini berfokus pada isu-isu terkini, seperti bagaimana penguatan tata kelola yang dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan pendalaman pasar keuangan. Serta peran strategis GRC dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense