BREAKING NEWS
 

Gaet 3 Lembaga Pembiayaan, Kementerian UMKM Dukung Akses Permodalan Bagi Wirausaha

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 21 Agustus 2025 20:45 WIB
Kerjansama Kementerian UMKM dengan tiga lembaga pembiayaan alternatif yakni Bizhare, ALAMI Fintek Sharia, dan LBS Urun Dana memperluas akses permodalan bagi wirausaha. (Foto: Dok. Kementerian UMKM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menggandeng tiga lembaga pembiayaan alternatif yakni Bizhare, ALAMI Fintek Sharia, dan LBS Urun Dana memperluas akses permodalan bagi wirausaha.

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkembangkan dan menaikkelaskan UMKM di Indonesia.

”Kami membuka pintu bagi skema pembiayaan inovatif yang inklusif dan adaptif,” ujar Helvi dalam keterangan resmi, Kamis (21/8/2025).

Kerja sama dengan lembaga pembiayaan tersebut diwujudkan melalui Penandatanganan Kerja Sama (PKS) antara Kementerian UMKM dengan tiga lembaga pembiayaan alternatif, yaitu LBS Urun Dana, ALAMI Fintek Sharia, dan Bizhare.

Lembaga pembiayaan yang dimaksud berbasis securities crowfunding  (SCF) yang merupakan metode atau skema dalam pengumpulan dana, yang memungkinkan pemilik usaha untuk mendapatkan modal dengan cara mengajak masyarakat atau investor kecil untuk berpartisipasi dalam proyek atau bisnis yang mereka jalankan.

Baca juga : Sistem Deteksi Gempa Berfungsi, KCIC Pastikan Keselamatan Perjalanan Whoosh

Melalui platform online, pemilik bisnis menawarkan investasi dalam berbagai bentuk instrumen pembiayaan, seperti saham dan sukuk atau instrumen investasi lainnya kepada sekelompok kecil individu yang tertarik untuk berinvestasi.

Helvi menuturkan, langkah ini menjadi solusi dalam menjawab tantangan klasik. Sebab selama ini lebih dari 60 persen pengusaha UMKM masih mengandalkan modal sendiri atau pembiayaan informal. Sementara porsi kredit UMKM di perbankan baru sekitar 20–22 persen.

”Banyak wirausaha, terutama yang unbankable terhenti usahanya sebelum berkembang, bukan karena kurang ide, tapi karena kurang akses modal," ujarnya. 

Adsense

Untuk itu menurut Helvi, inovasi ini bukan sekadar menyediakan modal semata tetapi mengembangkan visi dan misi lainnya, terutama dalam membangun kepercayaan, meningkatkan literasi keuangan, serta menumbuhkembangkan ekosistem kewirausahaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Chief Technology Officer Bizhare Giovanni Umboh mengatakan, ajang Entrepreneur Hub Finance sangat bermanfaat dalam memperluas pembiayaan bagi UMKM.

Baca juga : Garuda Muda Butuh Pemain Diaspora

Pihaknya mengaku dapat memberikan pendanaan alternatif hingga Rp 10 miliar untuk UMKM potensial.

”Kami berharap UMKM terus membangun usahanya dengan skala yang lebih besar, sehingga semakin banyak UMKM berkualitas yang mendapatkan pendanaan, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Senada, Direktur Bisnis LBS Urun Dana Murdani Aji mengatakan hadirnya kerja sama ini dapat menjadi solusi pembiayaan alternatif bagi UMKM.

”Pendanaan enggak melulu di sektor perbankan tapi juga pendanaan melalui investor-investor yang tersebar di seluruh Indonesia,” katanya.

Direktur ALAMI Fintek Syaria Adi Jayadianto menambahkan, kerja sama dengan Kementerian UMKM bisa menghubungkan pihaknya dengan UMKM di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga : Ketum IMI Beri Uang Pembinaan Rp 50 Juta ke Pembalap Dunia Aquabike dari Papua Barat

”Kami harapkan bisa membersamai UMKM untuk terus berkembang dan naik kelas,” kata Adi.

Pemilik Bakmi Naga, Henry yang mendapatkan pendanaan sebesar Rp 1,971 miliar dari Bizhare mengatakan, setelah mendapatkan pendanaan ini, ia bertekad meningkatkan kapasitas usahanya.

”Saya rasa ini bagus sekali, karena dengan fasilitasi crowfunding untuk pendanaan, semakin banyak masyarakat yang punya usaha yang bagus bisa berkembang dengan lebih cepat lagi,” pungkas Henry.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense