Dark/Light Mode

WhatsApp Hadirkan Pembaruan Fitur Dukung Optimalisasi Bisnis

Selasa, 12 Agustus 2025 20:22 WIB
Country Director Indonesia Meta Pieter Lydian. (Foto: Dok.WhatsApp)
Country Director Indonesia Meta Pieter Lydian. (Foto: Dok.WhatsApp)

RM.id  Rakyat Merdeka - WhatsApp menghadirkan pembaruan, melalui rangkaian alat perpesanan yang dirancang, kembali meningkatkan keterlibatan pelanggan dan menciptakan hasil bisnis yang lebih optimal dalam acara tahunan WhatsApp Business Summit ketiga yang digelar di Indonesia.

Country Director Indonesia Meta Pieter Lydian mengatakan, sebanyak 88 persen dari masyarakat Indonesia kini mengirimkan pesan kepada bisnis setiap minggunya, ini menempatkan Indonesia pada posisi terdepan secara global dalam hal komunikasi bisnis melalui pesan.

“WhatsApp terus menghadirkan berbagai fitur baru guna membantu bisnis di berbagai skala, sekaligus memberikan pengalaman yang personal dan tepat waktu bagi pelanggan,” katanya di Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Beberapa pembaruan seperti, peningkatan fitur panggilan dan suara. Masyarakat Indonesia senang berinteraksi dengan bisnis melalui pesan, namun ada kalanya dukungan terbaik hanya bisa didapatkan melalui pembicaraan langsung.

“Kini, bisnis yang menggunakan WhatsApp Business Platform dapat menerima panggilan atau menghubungi pelanggan setelah mendapatkan izin terlebih dahulu," ujar Pieter.

CIMB Niaga menjadi salah satu institusi pertama yang menawarkan layanan panggilan melalui WhatsApp bagi nasabahnya.

Baca juga : Kemenkop Dan Kemenpar Optimalisasi Unit Bisnis Wisata Di Kopdes Merah Putih

Fitur ini memberikan alternatif komunikasi yang lebih efisien dan lancar dibandingkan saluran layanan pelanggan biasa.

“Ke depannya, pelanggan juga akan dapat mengirim dan menerima pesan suara, serta melakukan panggilan video dengan bisnis melalui WhatsApp Business Platform,” ungkapnya.

Alat kinerja yang lebih efisien, bisnis di Indonesia kini dapat merancang dan mengelola strategi pemasaran mereka sendiri di WhatsApp, Facebook, dan Instagram secara terintegrasi melalui Pengelola Iklan.

“Fitur ini memungkinkan penggunaan materi kreatif, alur penyiapan, dan anggaran dalam satu platform terpusat,” ujar Pieter.

Setelah bergabung, bisnis dapat mengunggah daftar pelanggan lalu menentukan penempatan pesan pemasaran secara manual, atau memanfaatkan Advantage+ berbasis AI untuk mengatur anggaran secara otomatis di seluruh penempatan guna memaksimalkan kinerja.

Selanjutnya, fitur baru di tab pembaruan. Tab Pembaruan WhatsApp kini digunakan oleh lebih dari 1,5 miliar orang setiap harinya.

Baca juga : Perluas Akses Pembiayaan Rumah Subsidi, BRI Dukung Realisasi Program 3 Juta Rumah

WhatsApp menghadirkan beragam cara untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan kreator, termasuk fitur Iklan di Status, Saluran yang Dipromosikan, dan Langganan Saluran.

Sejumlah brand terkemuka seperti Paragon, Hyundai, dan Danone telah memasang iklan mereka di Status, sebuah fitur yang dalam waktu dekat juga akan tersedia bagi para pengguna di Indonesia.

Menggunakan WhatsApp Business dan WhatsApp Business Platform secara bersamaan: Aplikasi WhatsApp Business gratis telah menjadi pilihan favorit yang digunakan setiap hari oleh para pelaku UMKM di Indonesia.

Seiring pertumbuhan bisnis dan meningkatnya volume interaksi pelanggan, mereka kini dapat menggunakan aplikasi ini bersamaan dengan WhatsApp Business Platform tanpa perlu mengganti nomor telepon.

Jaringan klinik kecantikan dan kesehatan Lavalen sukses memanfaatkan fitur ini dengan mengintegrasikannya pada iklan yang dapat diklik ke WhatsApp serta pesan pemasaran, sehingga mampu meningkatkan pemrosesan prospek hingga 90 persen dan mempercepat layanan pelanggan.

“WhatsApp kini memudahkan bisnis di Indonesia untuk menyampaikan pesan-pesan penting ini secara cepat,” katanya.

Baca juga : Kilang Pertamina Tancap Gas Dukung Energi Ramah Lingkungan

Lebih lanjut Pieter mengatakan, fitur Business AI di WhatsApp kini tengah dalam tahap uji coba di sejumlah negara, dengan harapan seluruh bisnis di Indonesia nantinya dapat memanfaatkannya sebagai perluasan layanan mereka.

“Teknologi ini akan membantu bisnis dalam menangani percakapan dalam skala besar, memberikan rekomendasi produk dan mendukung penjualan di situs bisnis, serta menjawab pertanyaan para pelanggak," ujarnya.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan, apresiasinya kepada Meta atas dukungannya melalui WhatsApp yang mampu menjawab tantangan UMKM, khususnya di daerah.

“WhatsApp memudahkan UMKM terhubung langsung dengan konsumen, meningkatkan produktivitas, memperkuat perekonomian pelaku UMKM, sehingga nantinya akan berdampak dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.