Sebelumnya
Rosan menambahkan, pihaknya akan menjadikan Sovereign Wealth Fund (SWF) lainnya di dunia sebagai acuan dalam pengelolaan investasi tersebut. Dengan begitu, Danantara diharapkan dapat melaksanakan program dari Presiden.
Menanggapi hal ini, Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengatakan, untuk mencapai target tersebut, dia meyakini, Danantara bersama BUMN punya prospek gemilang.
Namun dia mengingatkan, sebaiknya target dividen tetap memperhatikan kemampuan keuangan masing-masing perusahaan pelat merah.
Baca juga : Gandeng JICA, Kemenperin Digitalisasi IKM Komponen Otomotif
“Penetapan target dividen yang tinggi, jangan sampai mengganggu agenda kepentingan BUMN,” ingat Toto kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Kepentingan tersebut, imbuh Toto, misalnya untuk meningkatkan ekuitas ataupun alokasi belanja modal (capital expenditures/capex) perusahaan di masa depan.
“BUMN tetap harus mengedepankan kepentingan perusahaan, terkait strategi pertumbuhan dan keberlanjutan yang membutuhkan investasi besar,” tuturnya.
Baca juga : Rumah Dekat Sekolah Negeri, Anak Tak Lolos
Selain itu, saran Toto, agar target setoran dividen dapat terwujud, BUMN tetap konsisten melakukan efisiensi.
“Pasti ada pihak yang tidak suka. Tetapi harus dipahami, peningkatan pendapatan tidak hanya tergantung dari peningkatan laba saja,” ucap Toto.
Sementara bagi Danantara, lanjut Toto, diharapkan bisa mengelola portofolio aset komersial yang menguntungkan. Serta menjalankan proyek strategis Pemerintah, seperti ketahanan energi dan pangan.
Baca juga : Belum Panas, Inter Hajar Torino
Untuk merealisasikan proyek-proyek tersebut, Danantara berpotensi mengundang investor global melalui skema Joint Venture (JV).
Dalam hal ini, Danantara bisa saja turut serta dalam pendanaan proyek, sehingga memberikan kepercayaan kepada investor.
“Yang pada akhirnya bisa menjadi manuver menambah pendapatan dan kontribusi BUMN ke negara,” tutup Toto. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.