BREAKING NEWS
 

Gejolak Sosial Ancam Stabilitas Ekonomi Nasional

Pelaku Usaha Minta Jaminan Keamanan

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Senin, 1 September 2025 06:30 WIB
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani. (Foto: Dok. Humas Kemnaker)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gejolak sosial yang merebak di Jakarta dan sejumlah daerah, berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional. Dunia usaha meminta Pemerintah segera hadir menjaga ketertiban dan mengembalikan rasa aman di masyarakat.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan dipicu oleh kebijakan Pemerintah yang keliru. Sementara kondisi ekono­mi masyarakat melemah.

“Semoga hal ini cepat berakhir. Pemerintah harus segera mengatasi kondisi ini dan merespons tuntutan masyarakat,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Minggu (31/8/2025).

Baca juga : Petugas Kebersihan Angkut 50 Ton Sampah Aksi Demo

Hariyadi menilai, masyarakat saat ini membutuhkan kemudahan dalam mendapatkan akses pekerjaan. Lapangan pekerjaan adalah hal penting yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau kesejahteraan meningkat, maka tindak kriminal akan berkurang. Masyarakat juga se­makin bisa hidup tenang,” katanya.

Menurut mantan Ketua Umum Apindo ini, kerusuhan yang me­luas telah mengganggu kegiatan usaha. Pusat perbelanjaan banyak yang tutup, hotel dan restoran ter­pukul karena masyarakat enggan beraktivitas di luar rumah.

Baca juga : Temuan KPK, Oknum Kemnaker Diduga Peras Perusahaan Jasa K3

“Dengan tidak adanya ak­tivitas ekonomi, otomatis situasi semakin sulit, daya beli turun. Sekarang ditambah dengan demo rusuh. Semakin merepot­kan,” curhatnya.

Menurut Hariyadi, gejolak so­sial saat ini merupakan akumulasi ketidakpuasan masyarakat yang lama terpendam. Kondisi ini bisa dicegah jika Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendengarkan aspirasi rakyat.

“Sekarang masyarakat merasa kecewa dan akhirnya meluapkan ketidakpuasannya,” ujarnya.

Baca juga : Napoli Perkasa Karena Belanja Di Inggris

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indone­sia Anindya Bakrie menilai, aksi massa yang berlarut-larut akan mengguncang ekonomi nasional. Dia meminta semua pihak menjaga ketenangan dan Pemerintah harus mencegah meluasnya kerusuhan.

Adsense

“Selama situasi keamanan tidak kondusif, kegiatan ekono­mi akan terganggu dan dampak buruk akan dialami juga oleh masyarakat. Jalan terbaik me­nyampaikan aspirasi adalah lewat dialog,” kata Anindya.

Kadin mendesak Pemerintah segera membuka dialog dengan kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense