RM.id Rakyat Merdeka - Gejolak sosial yang merebak di Jakarta dan sejumlah daerah, berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional. Dunia usaha meminta Pemerintah segera hadir menjaga ketertiban dan mengembalikan rasa aman di masyarakat.
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan dipicu oleh kebijakan Pemerintah yang keliru. Sementara kondisi ekonomi masyarakat melemah.
“Semoga hal ini cepat berakhir. Pemerintah harus segera mengatasi kondisi ini dan merespons tuntutan masyarakat,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Minggu (31/8/2025).
Baca juga : Petugas Kebersihan Angkut 50 Ton Sampah Aksi Demo
Hariyadi menilai, masyarakat saat ini membutuhkan kemudahan dalam mendapatkan akses pekerjaan. Lapangan pekerjaan adalah hal penting yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau kesejahteraan meningkat, maka tindak kriminal akan berkurang. Masyarakat juga semakin bisa hidup tenang,” katanya.
Menurut mantan Ketua Umum Apindo ini, kerusuhan yang meluas telah mengganggu kegiatan usaha. Pusat perbelanjaan banyak yang tutup, hotel dan restoran terpukul karena masyarakat enggan beraktivitas di luar rumah.
Baca juga : Temuan KPK, Oknum Kemnaker Diduga Peras Perusahaan Jasa K3
“Dengan tidak adanya aktivitas ekonomi, otomatis situasi semakin sulit, daya beli turun. Sekarang ditambah dengan demo rusuh. Semakin merepotkan,” curhatnya.
Menurut Hariyadi, gejolak sosial saat ini merupakan akumulasi ketidakpuasan masyarakat yang lama terpendam. Kondisi ini bisa dicegah jika Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendengarkan aspirasi rakyat.
“Sekarang masyarakat merasa kecewa dan akhirnya meluapkan ketidakpuasannya,” ujarnya.
Baca juga : Napoli Perkasa Karena Belanja Di Inggris
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menilai, aksi massa yang berlarut-larut akan mengguncang ekonomi nasional. Dia meminta semua pihak menjaga ketenangan dan Pemerintah harus mencegah meluasnya kerusuhan.
“Selama situasi keamanan tidak kondusif, kegiatan ekonomi akan terganggu dan dampak buruk akan dialami juga oleh masyarakat. Jalan terbaik menyampaikan aspirasi adalah lewat dialog,” kata Anindya.
Kadin mendesak Pemerintah segera membuka dialog dengan kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.