BREAKING NEWS
 

IHSG Pulih Cepat Pasca Demo, RI Masih Jadi Magnet Investor

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 4 September 2025 07:25 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat pasca demo. (Foto: M Qori Haliana/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemulihan cepat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pasca demo menegaskan ketahanan ekonomi Indonesia. Dengan fundamental ekonomi yang kokoh membuat Indonesia tetap jadi destinasi investasi menarik di Asia.

Pasca demo yang terjadi pada akhir pekan lalu, IHSG sempat turun ke 7.572 pada pembukaan Senin (1/9/2025). Namun, keesokan harinya, Selasa (2/9/2025), IHSG kembali menguat ke 7.736. Kemarin, Rabu (3/9/2025), IHSG kembali perkasa ke 7.885.

Global Chief Economist Juwai IQI, Shan Saeed mengatakan, kondisi ini memperlihatkan pasar saham Indonesia menunjukkan ketahanan dan kekuatannya. Meski terjadi volatilitas jangka pendek, fundamentalnya tetap kokoh.

Baca juga : Prabowo Kunjungan ke China, Situasi Dalam Negeri Aman

“Dengan konsumsi domestik yang kuat, dan minat berkelanjutan dari investor jangka panjang, IHSG bisa pulih secara stabil,” ulas Saeed kepada Rakyat Merdeka, Rabu (3/9/2025).

Menurut dia, pemulihan cepat IHSG juga dipengaruhi oleh Indonesia yang masih menjadi magnet bagi investor. “Indonesia tetap menjadi salah satu tujuan investasi paling menarik di Asia,” puji ekonom lulusan University of Chicago Booth School of Business itu.

Menurut dia, penguatan ini mencerminkan peningkatan kepercayaan investor terhadap arah kebijakan makroekonomi Pemerintah. Stabilisasi rupiah dan komitmen Pemerintah terhadap reformasi ekonomi terbukti mendorong investor domestik dan asing kembali ke pasar modal.

Baca juga : Diterima di Gedung Kura-kura, Mahasiswa Sampaikan Unek-unek ke Dasco Cs

Saeed menilai, kepercayaan investor saat ini sangat optimistis, meski tetap berhati-hati dan semakin konstruktif. Pemilik modal sadar bahwa kekuatan ekonomi Indonesia yang didukung pasar domestik mampu bertengger di angka 5–5,7 persen.

“Sikap Pemerintah yang jelas, dan langkah proaktif telah meyakinkan para pelaku pasar. Menciptakan sentimen yang lebih berwawasan ke depan dan berorientasi pada peluang, alih-alih defensif,” urai Saeed.

Dia bahkan memprediksi bahwa fundamental ekonomi tetap tangguh, meski dihantam kerusuhan beberapa hari lalu. Permintaan domestik tetap tinggi, proyek infrastruktur tetap berjalan, dan investasi asing (Foreign Direct Investment/FDI) tetap stabil, terutama ke industri hilir, infrastruktur digital, dan energi terbarukan.

Baca juga : Bulan Depan, DPP PDIP Tetapkan Ketua DPD Sultra

Saeed menyarankan tiga hal ke Pemerintah. Pertama, konsisten dalam menerbitkan kebijakan dan menjaga kepercayaan investor. Menurutnya, kepastian hukum yang transparan akan terus menarik modal global.

Kedua, transisi infrastruktur dan energi. Mempercepat proyek energi terbarukan, transportasi, dan infrastruktur digital dapat memperkuat Indonesia sebagai pusat di kawasan.

Adsense

Ketiga, meningkatkan SDM dan inovasi. “Investasi berkelanjutan dalam pendidikan, pelatihan vokasi, dan keterampilan digital akan meningkatkan produktivitas dan daya saing dalam ekonomi global,” pesan Saeed.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense