Sebelumnya
Kapolres Mimika Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Billyandha Hildiario Budiman menyatakan, petugas di lapangan masih fokus mengevakuasi pekerja yang terjebak.
“Sementara masih dilakukan proses evakuasi oleh tim Underground Mine Rescue (UGMR) dan Tim Emergency Response Group (ERG),” sebutnya.
Kapolsek Tembagapura Iptu Firman menjelaskan sulitnya evakuasi korban. Menurutnya, peralatan berat yang dikerahkan belum mampu menembus material lumpur.
Baca juga : Soal Menko Polkam Dan Menpora, Presiden Bilang Tunggu Saja
“Setiap kali diangkat, lumpur kembali terdorong ke depan. Kondisinya masih sangat banyak,” ungkapnya.
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menambahkan, tim Underground Mine Rescue (UGMR) dan Emergency Response Group (ERG) masih berjibaku di lokasi. Manajemen Freeport disebut aktif berkomunikasi dengan keluarga korban untuk memberi kabar terbaru soal evakuasi.
Pemerintah pusat tak tinggal diam. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah mengirim tim ke Papua. “Setelah tim dari lokasi selesai, baru kami beri informasi secara menyeluruh,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Baca juga : Mardani Ali Sera: Harusnya Ini Menjadi Gerakan, Bukan Paksaan
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menambahkan, Dirjen Minerba sudah turun tangan langsung.
“Saya sudah koordinasi dengan Freeport dan Dirjen Minerba. Tim sudah berangkat ke Papua,” ujarnya di Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Targetnya? Evakuasi rampung dalam 30 jam. “Dari tim lapangan kemarin (target) 30 jam sudah bisa teratasi,” harap Yuliot.
Baca juga : Zulfikar Arse Sadikin: Ketertiban Dan Keamanan Tanggung Jawab Bersama
Bencana di perut tambang Freeport bukan cerita baru. Mei 2013, 34 pekerja tertimbun di lokasi berbeda, 28 di antaranya tewas. Beberapa minggu kemudian, seorang pekerja kembali jadi korban lumpur. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.