Dark/Light Mode

Pernah Alami Tsunami Aceh Hingga Gempa Palu

Indonesia Siap Jadi Katalis Global Hadapi Risiko Bencana

Jumat, 12 September 2025 06:55 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. (Foto: Instagram pratikpratikno)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. (Foto: Instagram pratikpratikno)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menekankan pentingnya membangun budaya tangguh menghadapi bencana. Ketangguhan manusia menjadi fondasi utama dalam menghadapi risiko bencana yang semakin kompleks.

“Bukan hanya teknologi, tetapi manusia kita yang resilience sangat dibutuhkan. Kita benar-benar harus tangguh mengurangi risiko, menghadapi bencana ketika itu terjadi, dan kembali hidup normal dan lebih baik pasca bencana. Itulah budaya yang harus kita bangun,” ujar Pratikno dalam keterangan resminya, Kamis (11/9/2925).

Baca juga : Prabowo Gaspol Bangun 500 Sekolah Rakyat

Mantan Menteri Sekretaris Negara itu mengingatkan kembali pengalaman bangsa Indonesia saat dilanda bencana besar yang menyebabkan kerugian, mulai dari tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 yang menelan lebih dari 170 ribu korban jiwa, gempa bumi di Lombok, Palu, dan Donggala pada 2018, banjir besar di Jakarta tahun 2020, kebakaran hutan di Sumatera, hingga erupsi gunung berapi yang masih terus berlangsung hingga kini.

Menurutnya, pengalaman-pengalaman tersebut menjadi pengingat pentingnya budaya tangguh dalam kesiapsiagaan bencana.

Baca juga : JK: Bukan Masalah Syariah, Tapi Ketimpangan Ekonomi

“Kita harus sama-sama mengembangkan semuanya, harus to be resilient, we are truly resilient,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan, Indonesia secara geografis berada di posisi unik, yakni berada di lintasan Cincin Api Dunia. Posisi ini harus dipandang sebagai berkah, bukan kutukan. Sebab, bisa menjadikan Indonesia sebagai laboratorium hidup paling lengkap di dunia untuk pengelolaan risiko bencana.

Baca juga : Rakyat Tuntut Perubahan Bukan Sekadar Ganti Wajah

“Indonesia adalah negara yang paling lengkap data bencananya. Kita mempunyai masyarakat yang terlatih menghadapi bencana. Luar biasa kalau kita berkunjung ke korban bencana, penderitaannya sebetulnya luar biasa, mereka tetap tersenyum, mereka guyub, rukun, bergotong royong menghadapi masalah ini bersama-sama,” jelasnya.

Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) itu juga menegaskan, pemerintah terus berkomitmen memperkuat berbagai aspek ketangguhan, mulai dari infrastruktur, tata kelola, hingga teknologi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.