BREAKING NEWS
 

Komut Pertamina Jabarkan Kebutuhan SDM Energi Masa Depan Di UPER

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 16 September 2025 18:33 WIB
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - Generasi muda dipandang sebagai energi tambahan untuk memperkokoh posisi Indonesia sebagai bangsa maju dan berdaulat. Profesionalisme, komunikasi, dan integritas menjadi kunci utama dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja dan andal di masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, dalam acara Pelantikan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026 Universitas Pertamina (UPER) di Hall Pertamina Arena, Simprug, Jakarta, Senin (15/9/2025).

“Indonesia membutuhkan generasi yang siap bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang mandiri,” ujarnya.

Baca juga : Resolusi PBB, Palestina, dan Konsistensi Indonesia di Garis Depan

Iriawan menegaskan pentingnya sikap profesional, kemampuan komunikasi yang efektif, serta integritas. Profesionalisme berarti mengerahkan kemampuan terbaik, sementara komunikasi berperan penting untuk menyelaraskan aktivitas dengan kebutuhan bangsa. 

“Namun, dari dua hal tersebut, ada dasar yang tak kalah penting, yakni integritas. Tanpa integritas, cepat atau lambat kita akan jatuh dan sia-sia,” tegasnya.

Adsense

Ia juga menyoroti karakteristik Generasi Z yang lahir di era digital dengan dinamika global yang cepat. Menurutnya, generasi ini harus adaptif, kreatif, dan inovatif agar mampu menjawab tantangan masa depan.

Baca juga : Pertamina Jalankan Peran Strategis dalam Pembangunan SDM Indonesia

Sejalan dengan itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, memaparkan tiga megatren global yang perlu disiapkan generasi penerus. Pertama, perubahan bauran energi menuju penggunaan energi bersih, seperti pengembangan panas bumi di wilayah kerja Ulubelu yang mulai dirintis untuk produksi green hydrogen.

Kedua, tantangan perubahan iklim yang menuntut kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Ketiga, dinamika geopolitik yang berimplikasi pada kebutuhan energi, di mana Pertamina menekankan pentingnya menjaga “trilema energi”: ketahanan, keterjangkauan, dan keberlanjutan.

“Pertamina berperan dalam menjaga ketahanan energi dari Sabang sampai Merauke, memastikan keterjangkauan agar tidak membebani masyarakat, sekaligus keberlanjutan melalui produksi energi ramah lingkungan dan rendah karbon,” jelas Oki.

Baca juga : Kinerja Moncer, Pertamina Jadi Jawara Fortune Indonesia 100

Rektor UPER, Wawan Gunawan, menambahkan bahwa UPER merupakan bagian dari ekosistem Pertamina yang akan membentuk mahasiswa menjadi talenta berkualitas, berkarakter, dan berintegritas. “Kita tidak hanya membutuhkan generasi cerdas, tetapi juga berintegritas, dengan moral kejujuran yang kuat,” ujarnya.

Tahun ajaran 2025/2026, Universitas Pertamina menerima 1.400 mahasiswa baru dari 53.892 pendaftar.

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina berkomitmen mendukung target net zero emission 2060 dengan mendorong program yang berdampak pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh langkah ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense