Dark/Light Mode

Pertamina Paparkan Roadmap 2025-2029, Targetkan Swasembada Energi Nasional

Jumat, 12 September 2025 18:15 WIB
Foto: Pertamina
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) memaparkan peta jalan (roadmap) jangka panjang 2025–2029 sebagai strategi memperkuat peran strategis perusahaan dalam penyediaan energi nasional. Langkah ini sejalan dengan program Pemerintah menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung swasembada energi sebagaimana visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa sebagai bagian dari Danantara Indonesia dan Kementerian BUMN, Pertamina memiliki tanggung jawab memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.

“Pertamina melakukan optimasi bisnis di seluruh lini sehingga setiap kegiatan operasional berjalan lebih efisien dan efektif. Upaya ini diharapkan mampu memaksimalkan nilai tambah serta memberikan manfaat optimal bagi keberlanjutan perusahaan,” ujar Simon dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (11/9).

Baca juga : Terus Tambah Lahan Pertanian, Pemerintah Pede 2025 Swasembada Pangan

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menambahkan bahwa roadmap jangka panjang tersebut menitikberatkan pada strategi pertumbuhan ganda (dual growth strategy), yakni memaksimalkan bisnis eksisting sekaligus mengembangkan bisnis rendah karbon.

Dalam paparannya, Oki menguraikan sejumlah target ambisius Pertamina hingga 2029. Produksi minyak ditargetkan naik dari 560 ribu barel per hari (MBOPD) menjadi 914 MBOPD, sementara produksi gas ditingkatkan dari 2.713 MMSCFD menjadi 3.470 MMSCFD.

Untuk mendukung ketahanan energi, intake kilang Pertamina akan ditingkatkan dari 315 juta barel saat ini menjadi 382 juta barel pada 2029. Hal ini ditujukan untuk menjaga pasokan BBM dalam negeri, dengan target penjualan BBM naik dari 72 juta kiloliter menjadi 90 juta kiloliter pada 2029.

Baca juga : Semester I-2025, Pertamina Jaga Produksi Migas Dan Dorong Swasembada Energi

Pertamina juga memperluas layanan energi bersih dengan meningkatkan jaringan gas rumah tangga dari 67 ribu sambungan menjadi 414 ribu sambungan pada 2029. Langkah ini menjadi bagian dari penyediaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Segala rencana dan target tersebut tentu menghadapi tantangan, seperti tren harga minyak mentah dunia dan ketidakpastian geopolitik. Namun dengan dukungan stakeholder, Pertamina berkomitmen menjalankan roadmap untuk mencapai target Pemerintah menuju swasembada energi nasional,” tegas Oki.

Selain mendukung ketahanan energi, Pertamina juga menegaskan komitmennya mencapai target Net Zero Emission 2060 melalui program berkelanjutan yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.