RM.id Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau pada posisi 8.029,16 atau naik 3,98 poin (0,05 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 8.025,17 pada awal perdagangan, Kamis (18/9/2025).
Sebanyak 256 saham bergerak di zona hijau, 152 saham melemah, dan 215 saham stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp936,50 miliar dengan volume 1,90 miliar saham.
Baca juga : Regulator Gas Rusak, Jangan Dianggap Sepele
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan kenaikan IHSG didorong sentimen dari bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), yang menurunkan tingkat suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) ke level 4–4,25 persen.
Selain itu, The Fed juga memproyeksikan dua kali pemangkasan suku bunga tambahan tahun ini untuk mendukung sektor ketenagakerjaan yang sedang melemah.
Baca juga : IHSG Dibuka Menghijau Di Level 7.781
“Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dengan mencuri start lebih dahulu memangkas tingkat suku bunga sebanyak 25 bps,” ujarnya dalam riset harian, Kamis (18/9/2025).
Berdasarkan analisis teknikal, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.850–8.050.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.