RM.id Rakyat Merdeka - PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (Zurich) berkolaborasi dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menyediakan Perlindungan Optimal Penyakit Kritis.
Kolaborasi ini hadir untuk memastikan bahwa perlindungan diri hari ini sebagai kunci untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik dan menggapai mimpi.
Head of Bancassurance & Group Collaboration Zurich Asuransi Miressa Moravia mengatakan, di era yang dinamis ini, masyarakat usia produktif semakin rentan terhadap risiko penyakit kritis.
“Perlindungan Optimal Penyakit Kritis kami hadirkan sebagai solusi yang menyediakan perlindungan yang komprehensif, terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat yang aktif dan dinamis,” kata Miressa dalam keterangan resmi, Kamis (18/9/2025).
Baca juga : Kolaborasi BRI Dan Dukcapil Percepat Akses Layanan Digital Bagi Nasabah
Data dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa jumlah kasus penyakit kritis pada tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 28 persen dari tahun sebelumnya, dengan penyakit jantung sebagai penyumbang prevalensi tertinggi.
Dia mengatakan, kondisi ini menjadi peringatan bahwa risiko penyakit kritis bukan hanya mengintai kelompok usia lanjut, melainkan juga mereka yang berada di usia aktif dan produktif, yang sedang berada di puncak karir dan mengejar impian mereka.
“Melalui kolaborasi ini, Zurich dan Danamon memfasilitasi akses terhadap produk ini melalui kanal perbankan yang terintegrasi dan mudah dijangkau masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Consumer Funding & Wealth Business Head Bank Danamon Indonesia Ivan Jaya menambahkan, salah satu wujud komitmen kami sebagai satu grup finansial adalah terus berinovasi dan menjadi penyedia solusi finansial untuk membantu memenuhi kebutuhan nasabah.
Baca juga : Gelar Simposium Perumahan Warisan Bangsa, Bank Nobu Luncurkan Program KUR & KPR
“Kami meyakini bahwa kebutuhan akan perlindungan kesehatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan finansial,” kata Ivan.
Ivan mengatakan, berkolaborasi dengan Zurich memberikan kesempatan bagi Bank Danamon, untuk menghadirkan solusi perlindungan yang terintegrasi dengan layanan finansial nasabah untuk mencapai mimpi-mimpi besar yang bebas dari hambatan kendala kesehatan.
Hadir pula dalam peluncuran produk perlindungan penyakit kritis, Shahnaz Haque membagikan pandangan tantangan penyakit kritis dalam keluarga.
“Pengalaman pribadi saya membuka mata bahwa risiko penyakit kritis bisa datang tanpa diduga, bahkan di usia yang masih produktif," ujar Shahnaz.
Baca juga : Kirimkan Bantuan, Parpol Peduli Banjir Bali
Shahnaz menambahkan, biaya pengobatan yang besar, mulai dari konsultasi dokter hingga terapi lanjutan, dapat menguras emosi dan finansial.
Memiliki perlindungan yang tepat, seperti asuransi penyakit kritis ini menurut Shahnaz, sudah menjadi suatu kebutuhan yang wajib disiapkan.
"Upaya ini selain untuk menjaga dirijuga dapat menjaga keberlangsungan mimpi yang sedang kita bangun bersama orang-orang terkasih, serta menjadi bentuk tanggung jawab untuk masa depan," pungkas Shahnaz.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.