BREAKING NEWS
 

Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi

Investasi Meningkat Dan Lapangan Kerja Terbuka

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Minggu, 21 September 2025 06:30 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi 2025 yang dirancang untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi dan memperluas penciptaan lapangan kerja.

Paket yang dirumuskan dalam format 8+4+5 ini terdiri dari 8 program akselerasi pada 2025, 4 program yang berlanjut pada 2026, serta 5 program andalan penyerapan tenaga kerja. 

Pemerintah mengalokasikan Rp 16,23 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk mendukung paket stimulus ekonomi tersebut. 

Baca juga : Program 1 RT 1 APAR Ditunggu Kelanjutannya

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, paket ini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja pada kuartal IV-2025. 

Investasi diharapkan juga ikut terdongkrak. Pemerintah masih tetap optimistis pertumbuhan ekonomi mencapai target di angka 5,2 persen untuk keseluruhan tahun 2025,” ujar Airlangga di Jakarta, Senin (15/9/2025). 

Airlangga merinci, delapan program akselerasi pada 2025 adalah program magang lulusan baru yang menargetkan 20.000 lulusan perguruan tinggi, perluasan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) berupa diskon pajak bagi pekerja sektor pariwisata. 

Baca juga : Dony Oskaria Sinkronkan BUMN Dengan Danantara

Bantuan pangan berupa 10 kilogram beras per bulan selama dua bulan bagi 18,3 juta keluarga penerima manfaat, diskon 50 persen iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja bukan penerima upah. 

Selanjutnya, program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. 

Program padat karya tunai yang digulirkan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum, dukungan berupa insentif pajak dan subsidi bunga bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta peningkatan infrastruktur penunjang bisnis. 

Baca juga : Biarkan Pak Purbaya Tampil Apa Adanya

Airlangga menambahkan, empat program stimulus lanjutan pada 2026 meliputi perpanjangan PPh final 0,5 persen bagi Wajib Pajak UMKM, perpanjangan PPh 21 DTP bagi pekerja sektor pariwisata dan industri padat karya, serta perluasan diskon iuran JKK dan JKM untuk seluruh pekerja bukan penerima upah. 

Selain itu, juga ada 5 program yang digelontorkan Pemerintah untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Program tersebut meliputi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk membuka akses permodalan. Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Revitalisasi tambak di kawasan Pantai Utara (Pantura). Pembangunan kapal baru untuk modernisasi armada nelayan. Serta penanaman kembali lahan perkebunan rakyat untuk komoditas prioritas. 

Adsense

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menilai, stimulus ekonomi 8+4+5 akan menjawab tantangan struktural perekonomian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense