RM.id Rakyat Merdeka -
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis dan bergerak di zona hijau pada awal perdagangan Senin (22/9/2025). IHSG tercatat naik 18,87 poin atau 0,23 persen ke level 8.069,99 dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 8.051,11.
Sebanyak 313 saham menguat, 131 saham melemah, dan 200 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi hingga pagi ini mencapai Rp835,55 miliar dengan volume perdagangan 1,53 miliar saham.
Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan pekan ini perhatian pasar masih tertuju pada prospek suku bunga global, terutama seiring pidato para pejabat dan Ketua The Federal Reserve (The Fed). Selain itu, investor juga akan mencermati rilis data Personal Consumption Expenditure (PCE) Index dan update estimasi Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II-2025 di Amerika Serikat.
Dari Asia, pasar menunggu keputusan kebijakan moneter bank sentral China. Sementara itu, dari dalam negeri akan dirilis data M2 Money Supply periode Agustus 2025 yang berpotensi menjadi salah satu katalis.
“Secara teknikal setelah IHSG mencapai rekor tertinggi baru pekan lalu, indikator Stochastic RSI cenderung memasuki area overbought, namun histogram MACD masih berada di area positif,” jelas analis Phintraco.
IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidatif di kisaran 7.970–8.070 sambil menantikan katalis baru yang cukup kuat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.