RM.id Rakyat Merdeka - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bakti sosial nasional.
Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, TBIG mengadakan kegiatan sosial di 80 titik di seluruh Indonesia, dimulai dari Aceh hingga Papua.
Salah satu kegiatan istimewa dilakukan di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, yang dikenal sebagai pulau paling selatan Indonesia.
Dari 12 site TBIG yang ada di pulau tersebut, tiga site dipilih menjadi pusat kegiatan, termasuk site paling selatan milik perusahaan.
Melalui aksi ini, TBIG berhasil memberikan manfaat nyata kepada 489 kepala keluarga di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Baca juga : FIATA: AI Jadi Game Changer Sektor Logistik Dukung Bisnis Berdaya Saing
Kegiatan bakti sosial di Desa Kuli Aiesele, Kecamatan Lobalain, difokuskan pada penyuluhan mengenai cara mencuci tangan yang benar.
Edukasi sederhana ini memiliki dampak besar, mengingat data Kementerian Kesehatan RI tahun 2022 mencatat bahwa praktik mencuci tangan dengan sabun dapat menurunkan risiko diare hingga 40 persen dan mencegah berbagai penyakit menular berbasis lingkungan.
Dalam penyuluhan, warga diberikan pemahaman praktis mengenai waktu-waktu penting mencuci tangan serta teknik yang sesuai standar kesehatan, sehingga dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain edukasi, TBIG juga menyalurkan paket sembako berisi makanan bergizi kepada 100 kepala keluarga di Desa Kuli Aiesele, sebagai bentuk dukungan langsung untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat setempat.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat dari sambutan hangat yang diberikan.
Baca juga : Bamus Betawi Gelar Dialog Politik Kebangsaan di Lima Wilayah Jakarta
TBIG disambut dengan tarian adat Teorenda sebagai ucapan selamat datang, dan kegiatan ditutup dengan Tarian Kebalai yang melibatkan partisipasi warga serta perwakilan perusahaan.
Tradisi ini menjadi simbol ikatan persaudaraan sekaligus ungkapan terima kasih masyarakat kepada TBIG.
Salah satu warga, Demi Utmiri, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi keluarganya.
Menurutnya, informasi kesehatan yang diperoleh dapat langsung diterapkan di rumah, sementara bantuan sembako membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Lie Si An, Chief of Business Support Officer TBIG, menjelaskan bahwa kegiatan di Pulau Rote merupakan bagian dari upaya berkesinambungan perusahaan dalam mendukung pola hidup sehat masyarakat, khususnya di wilayah 3T.
Baca juga : AI Jadi Game Changer Daya Saing Logistik Indonesia
Ia menambahkan, TBIG secara konsisten melaksanakan program sosial serupa di berbagai daerah, dan pada tahun 2025 menargetkan terlaksananya 500 kegiatan edukasi kesehatan serta distribusi makanan bergizi.
Program ini tidak hanya ditujukan untuk memberikan manfaat langsung, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menegaskan bahwa seluruh kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) TBIG bukanlah seremonial, melainkan wujud nyata komitmen jangka panjang.
Seluruh inisiatif perusahaan dijalankan dengan berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan berpedoman pada ISO 26000.
Dengan pendekatan tersebut, TBIG memastikan bahwa manfaat dari program yang dijalankan dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya di sekitar area operasional perusahaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.