BREAKING NEWS
 

Inovasi Dan Transformasi Digital, BSI Genjot Literasi Emas

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 8 Oktober 2025 18:48 WIB
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (kiri) bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Grand Launching Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di Jakarta, Rabu (8/10/2025). (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI gencar melakukan inovasi layanan dan transformasi digital transaksi, yang menjadi salah satu engine yang mendorong akselerasi pertumbuhan bisnisnya.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, saat ini, BSI menggencarkan literasi emas kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen perusahaan, untuk mengajak masyarakat memiliki kesiapan dana yang cukup di tengah kondisi ekonomi menantang.

“Emas memiliki nilai unik intristik yang tahan inflasi, liquid dan bisa diperjualbelikan kapanpun,” katanya dalam Grand Launching Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

BSI hadir di tengah masyarakat, kata Anggoro, untuk memberikan solusi demokratisasi investasi emas karena cukup dengan nilai setara 0,02 gram. Adapun minimal 5 gram, nasabah sudah dapat mencetak emasnya di kantor BSI.

“Investasi emas mulai menarik minat kaum milenial. Di segmen cicil emas, bahkan sekitar 30 hingga 35 persen nasabah tergolong generasi milenial,” ucapnya.

Baca juga : Peruri Dukung Transformasi Digitalisasi Bansos Lewat Pilot Project Banyuwangi

Bisnis emas telah menjadi engine pertumbuhan bisnis BSI hingga triwulan II-2025. Pembiayaan bisnis emas BSI melesat 88,25 persen secara year on year (yoy) mencapai Rp 16,88 triliun yang terdiri atas Cicil Emas Rp 9,09 triliun tumbuh 155,41 persen yoy dan Gadai Emas sebesar Rp 7,79 triliun tumbuh 44,08 persen yoy.

Melesatnya bisnis berbasis emas juga meningkatkan pendapatan margin perseroan ke level Rp 14,09 triliun, tumbuh 16,61 persen yoy, serta pendapatan berbasis fee menjadi Rp 2,94 triliun, naik 18,37 persen.

“Animo masyarakat terhadap BSI Emas juga terlihat dari kelolaan Tabungan Emas BSI, telah menyentuh lebih dari 1 ton emas,” ungkapnya.

Adsense

Anggoro mengatakan, memiliki emas secara digital lebih mudah untuk disimpan dan ditransaksikan kapan saja sesuai kebutuhan.Lebih efektif dan efisien.

Untuk itu, BSI terus menerus mengedukasi masyarakat untuk melakukan transaksi pembelian Emas di BSI melalui Byond.

Baca juga : MBG Bentuk Perhatian Pemerintah Dorong Generasi Emas

“Nasabah dapat memiliki emas dengan harga yang kompetitif dan aman karena dapat di-buyback di seluruh kantor BSI," ujarnya.

Anggoro mengatakan, masyarakat punya dua opsi membeli emas dengan dengan cara menabung emas ataupun mencicil emas.

Adapun jika membutuhkan dana cash dengan cepat dan tak ingin menjual emas, nasabah dapat menggadainya. BSI menyediakan tiga layanan emas yakni BSI Emas, Cicil Emas BSI Gold dan BSI Gadai Emas.

BSI Emas adalah, layanan emas yang disediakan BSI untuk memfasilitasi masyarakat membeli emas dengan cara menabung emas yang dapat dilakukan melalui superapps Byond by BSI, dengan pembukaan rekening setara 0,02 gram emas atau setara Rp 50 ribu.

“Nasabah dapat mencetak fisik logam mulia emasnya mulai dari 2 gram di kantor cabang BSI seluruh Indonesia,” ujarnya. 

Baca juga : MenPANRB Dukung Penuh Transformasi Digital ANRI

Selanjutnya adalah Cicil Emas BSI Gold. Yakni layanan cicil emas seri ‘Emasku BSI’, memiliki sertifikasi SNI dengan karatase 99,99 persen dan kesesuaian syariah dari DSN (Dewan Syariah Nasional) MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Harga BSI Gold kompetitif dan dapat dilakukan buyback di Kantor Cabang BSI Seluruh Indonesia. Yang terakhir, BSI Gadai Emas, yakni layanan gadai emas yang dapat dilakukan di BSI. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense