Dark/Light Mode

Peruri Dukung Transformasi Digitalisasi Bansos Lewat Pilot Project Banyuwangi

Rabu, 8 Oktober 2025 15:36 WIB
Peluncuran program percontohan digitalisasi bansos melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Banyuwangi. (Foto: Dok. PERURI)
Peluncuran program percontohan digitalisasi bansos melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Banyuwangi. (Foto: Dok. PERURI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabupaten Banyuwangi menjadi pusat perhatian nasional saat pemerintah meluncurkan program percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Uji coba ini dipantau langsung sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Sosial Saifullah Yusuf; Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto; Wakil Menteri PANRB, Purwardi Arianto; Wakil Menteri Bappenas, Febrian A. Ruddyard; serta Kepala  Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.

Kehadiran mereka menegaskan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan penyaluran bansos yang transparan, tepat sasaran, dan berbasis teknologi digital.

Sebagai BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai GovTech Indonesia, PERURI turut hadir memberikan dukungan penuh.

Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya bersama Direktur Digital Business PERURI, Farah Fitria, hadir langsung menyaksikan bagaimana integrasi sistem digital mulai diimplementasikan untuk pelayanan masyarakat.

Baca juga : BSI Dukung Pariwisata Halal Lewat MotoGP Mandalika 2025

Kehadiran PERURI dalam inisiatif ini mencerminkan komitmen aktif BUMN strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya di bidang transformasi digital pelayanan publik.

Melalui sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, uji coba di Banyuwangi diharapkan menjadi fondasi bagi penerapan sistem bansos digital nasional yang lebih cepat, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Digitalisasi bansos di Banyuwangi adalah langkah besar menuju pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan inklusif," ujar Direktur Utama PERURI Dwina Septiani Wijaya dalam keterangannya, Rabu (8/10/2025).

Dwina menambahkan, PERURI siap mendukung penuh transformasi digital pemerintahan, dengan menyediakan infrastruktur yang menjamin keamanan, transparansi, dan kepatuhan regulasi.

Banyuwangi dipilih sebagai lokasi percontohan, menurut Dwina karena dinilai siap secara infrastruktur digital dan memiliki tradisi tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap inovasi.

Baca juga : Perkuat Sport Tourism, BRI Dukung Indonesia Mendunia Lewat MotoGP Mandalika 2025

Selain itu, keberagaman geografis dan sosial Banyuwangi menjadikannya representasi ideal sebelum sistem bansos digital diimplementasikan secara nasional.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut bahwa respons warga Banyuwangi terhadap uji coba ini sangat positif.

“Sejak dibuka pendaftaran digital penerima bansos, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Hingga awal Oktober 2025, lebih dari 250 ribu warga telah berhasil mendaftar baik secara mandiri maupun melalui agen Perlinsos di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Saifullah.

Antusiasme masyarakat pada tahap uji coba ini sekaligus menjadi indikator penting bagi pemerintah untuk menyiapkan sistem yang lebih akurat dan berkeadilan.

Salah satu inovasi kunci dari uji coba ini adalah integrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca juga : MenPANRB Dukung Penuh Transformasi Digital ANRI

Melalui DTSEN, pemerintah berupaya memastikan bansos benar-benar tepat sasaran, tidak tumpang tindih, serta dapat dipantau secara real time.

Bagi PERURI, inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyediaan solusi digital yang aman, tepercaya, dan berdaulat.

"PERURI meyakini, keberhasilan uji coba ini akan menjadi pemicu bagi daerah lain untuk ikut bergerak dalam digitalisasi layanan sosial," pungkas Dwina.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.