BREAKING NEWS
 

Atasi Tantangan Dunia Pendidikan Dan Industri

Program Magang Nasional Untuk Pengalaman Kerja

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Minggu, 26 Oktober 2025 06:35 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
Insya Allah, Pemerintah sedang mempertimbangkan menjadikannya program rutin tahunan,” ujarnya. 

Menurutnya, melalui inisiatif ini, Pemerintah menargetkan terbentuknya tenaga kerja muda yang kreatif, adaptif dan inovatif. 

“Dengan dukungan lintas sektor dan alokasi anggaran yang memadai, program pemagangan nasional menjadi langkah konkret memperkuat fondasi ekonomi berbasis sumber daya manusia unggul dan berdaya saing tinggi,” kata Yassierli. 

Baca juga : Langkah PGN Bisa Kurangi Ketergantungan BBM Fosil

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai, Program Magang Nasional memiliki dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan generasi muda. Termasuk perluasan kesempatan kerja bagi lulusan perguruan tinggi. 

“Namun, efektivitas jangka panjangnya dinilai bergantung pada mekanisme pelaksanaan dan keberlanjutan pasca program,” kata Huda kepada Rakyat Merdeka, Jumat (24/10/2025). 

Dia menambahkan, kebijakan pemberian uang saku kepada peserta magang merupakan langkah progresif Pemerintah menggerakkan ekonomi masyarakat kelas menengah. Khususnya generasi muda yang baru menyelesaikan pendidikan tinggi. 

Baca juga : Waspada, Cuaca Ekstrem Bisa Ganggu Fungsi Otak

“Program ini mampu mendongkrak pendapatan dari kelas menengah dan Gen Z yang menganggur. Dengan adanya bantuan Pemerintah, maka program magang bisa diperluas karena biaya magang oleh perusahaan berkurang,” ujar Huda. 

Huda menjelaskan, sistem magang yang melibatkan langsung perusahaan sebagai pengguna tenaga magang, akan memberikan pengalaman kerja yang lebih relevan dan berdampak nyata bagi peningkatan kompetensi peserta. 

Meski demikian, dia mengingatkan perlunya perhatian serius terhadap keberlanjutan pekerjaan setelah masa magang berakhir. 

Baca juga : Real Madrid Vs Barcelona, Kompak Sesumbar Menang

“Pemerintah harus memastikan agar program ini tidak disalahgunakan sebagai strategi perusahaan untuk mendapatkan tenaga murah tanpa komitmen perekrutan,” ujarnya. 

Dia juga mengusulkan agar Pemerintah menerapkan seleksi ketat terhadap perusahaan penerima program magang dan memastikan distribusi kesempatan secara adil. Termasuk bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang selama ini memiliki tingkat pengangguran tertinggi. 

“Dengan perbaikan desain dan pengawasan yang ketat, program ini dapat menjadi instrumen penting membangun tenaga kerja muda kompeten, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional,” ujar Huda. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense