BREAKING NEWS
 

Elnusa Kuatkan Inovasi Teknologi Demi Ketahanan Energi Nasional

Reporter & Editor :
FAZRY
Selasa, 28 Oktober 2025 09:34 WIB
(Foto: Dok. Elnusa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE), terus memperkuat inovasi dan ekspansi bisnis untuk mendukung ketahanan energi nasional, seiring satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, mengatakan ketahanan energi yang menjadi prioritas utama pemerintah menjadi dorongan bagi perusahaan untuk berinovasi di berbagai lini.

“Tertuangnya ketahanan energi sebagai prioritas utama Pemerintah memacu kami di Elnusa untuk meningkatkan inovasi di berbagai lini,” ujar Litta di Jakarta, Senin (21/10).

Sebagai perusahaan jasa energi terkemuka dengan pengalaman lebih dari 56 tahun, Elnusa mencatat capaian signifikan di segmen jasa hulu migas terintegrasi sepanjang tahun ini.

Perusahaan telah melaksanakan survei seismik 3D dan 2D dengan cakupan area sekitar 600 kilometer persegi, menyelesaikan 1.356 pekerjaan logging melalui layanan Wireline, serta melakukan pengujian lebih dari 10.000 sumur untuk mengetahui potensi produksi dan karakteristik reservoir.

Selain itu, Elnusa melaksanakan pengeboran tujuh sumur di Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menggunakan Modular Rig yang efisien, serta memberikan layanan Cementing & Coiled Tubing Services pada 215 sumur.

Baca juga : PLN EPI dan JERA Jepang Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Intervensi untuk perbaikan dan optimasi produksi melalui Hydraulic Workover Unit (HWU) meningkat 19,4 persen, dari 103 sumur tahun lalu menjadi 123 sumur.

Litta menegaskan bahwa kemandirian energi tidak hanya bergantung pada pasokan, tetapi juga kemampuan bangsa dalam mengembangkan teknologi sendiri.

“Kemandirian energi Indonesia bukan hanya dari sisi pasokan, tapi juga kemampuan anak bangsa untuk mengembangkan teknologinya untuk memanfaatkan peluang yang ada,” ujarnya.

Inovasi Anak Negeri 

Pada pertengahan tahun, Elnusa meluncurkan PERTASTREAM, teknologi deteksi dini korosi dan retakan pipa berbasis ultrasonik pertama buatan Indonesia hasil kolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) dan PT Pindad.

Teknologi ini akan diuji coba di Blok Mahakam sebelum tahap komersialisasi. Inovasi lain dilakukan pada jasa pengelolaan air dan lumpur pemboran melalui High Inhibitive Water Base Mud (HIWBM) yang telah diterapkan di lebih dari 100 sumur di Sumatera dan Jawa Barat.

Adsense

Program ini dinilai efisien dan ramah lingkungan. Elnusa juga mencatat pencapaian bersama Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 – Field Jambi melalui penerapan teknologi Dual Completion Velocity String, inovasi pertama di lapangan migas darat yang meningkatkan produksi minyak secara signifikan.

Baca juga : MedcoEnergi Perkuat Ketahanan Energi di Tengah Dinamika Global

Produksi di Sumur PPS-X19 naik 220 persen dari 442 barel per hari menjadi 1.418 barel per hari, sementara di Sumur PPS-12 melonjak 594 persen dari 73 barel menjadi 507 barel per hari.

Untuk mendukung riset, Elnusa meresmikan Laboratorium Cementing & Stimulasi Modern di Indramayu sebagai pusat riset dan pengembangan formula slurry berstandar internasional.

“Elnusa juga berencana menjajaki optimalisasi sumur-sumur tua dan marginal dalam upaya unlocking sumber daya energi domestik melalui jasa teknologi yang dimiliki,” kata Litta.

Tidak hanya di sektor hulu migas, Elnusa juga memperkuat bisnis logistik energi melalui anak usaha PT Elnusa Petrofin (EPN) yang memiliki lebih dari 200 titik operasional di seluruh Indonesia.

Layanan ini mencakup logistik energi, kimia industri, manajemen bahan bakar, dan perdagangan bahan bakar yang menciptakan lebih dari 15.000 lapangan kerja. Kinerja segmen distribusi dan logistik energi mencatat pertumbuhan positif 24 persen pada 2025.

Volume transportasi energi naik 29 persen menjadi 19,99 juta kiloliter, penyaluran bahan bakar minyak (BBM) industri melonjak 57 persen menjadi 137,28 ribu kiloliter, sementara produksi bahan kimia meningkat 39 persen menjadi 236,56 ribu drum.

Baca juga : Kebijakan Korektif sebagai Upaya Memulihkan Perekonomian Nasional

Elnusa juga memperluas kiprahnya di luar negeri melalui PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK) yang telah memproduksi lebih dari 65.000 joints pipa Oil Country Tubular Goods (OCTG) untuk pasar domestik dan Afrika.

Sementara itu, Elnusa Trans Samudera (ETSA) mendukung survei seismik 3D di perairan Songkhla, Thailand. Anak usaha lainnya, PT Sigma Cipta Utama (SCU), mencatat utilisasi aset hingga 95 persen, meraih sertifikasi ANRI Grade A, dan meluncurkan produk Portable Well Test berbasis energi terbarukan yang telah digunakan di PGE Field Ulubelu.

Dengan semangat sinergi, Elnusa berkomitmen melanjutkan inovasi teknologi dan menghadirkan solusi berkelanjutan untuk masa depan energi Indonesia.

Seluruh langkah ini, kata Litta, sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di setiap lini bisnis dan operasi.

Elnusa terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang memberi dampak nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense