PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Perusahaan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 175 miliar atau tumbuh 34 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan kinerja ini didorong oleh efisiensi biaya dan pertumbuhan pendapatan dari sektor-sektor strategis. IIF, yang berperan sebagai katalisator pembiayaan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia, mencatat laba bersih sebesar Rp124 miliar, naik 28 persen YoY.
“Dengan margin laba bersih yang sehat sebesar 12 persen dan rasio kecukupan modal di atas 40 persen, kami optimistis dapat terus memperluas pembiayaan infrastruktur berkelanjutan di berbagai sektor,” ujar Presiden Direktur & CEO IIF Rizki Pribadi Hasan dalam keterangan resmi, Kamis (31/10/2025).
RM.id Rakyat Merdeka - IIF aktif menyalurkan pembiayaan serta jasa konsultasi di berbagai sektor infrastruktur. Tiga sektor terbesar yang dibiayai hingga saat ini meliputi energi terbarukan, infrastruktur digital, dan fasilitas pengolahan air, yang secara total mewakili sekitar 55 persen dari portofolio pinjaman. Selain itu, perusahaan juga membiayai proyek di sektor jalan tol, bandara, rumah sakit, dan pelabuhan.
Baca juga : Kinerja Solid, BRI Kantongi Laba Rp 41,2 Triliun Di Triwulan III-2025
Rizki menerangkan, untuk memperkuat struktur pendanaan, IIF tengah memproses penerbitan obligasi senilai Rp1,5 triliun. Dana tersebut akan digunakan guna mendukung ekspansi usaha serta memperluas partisipasi investor individu dan institusi dalam pembiayaan infrastruktur berkelanjutan.
Hingga September 2025, pendapatan bunga IIF tercatat tumbuh 11 persen YoY menjadi Rp 987 miliar, sementara beban bunga turun 9 persen YoY menjadi Rp 558 miliar.
Baca juga : Mendikdasmen Raih Penghargaan YAI Menteri pada Hari Santri Nasional 2025
"Total aset perusahaan naik 7 persen YoY menjadi Rp 14,6 triliun, dengan aset produktif mencapai Rp 13 triliun, meningkat 3 persen YoY," ungkapnya.
Dengan peringkat kredit domestik AAA dari lembaga pemeringkat lokal dan internasional, IIF terus memperkuat posisinya sebagai institusi pembiayaan infrastruktur terkemuka di Indonesia.
Baca juga : Laba Bersih BCA Tumbuh 5,7 Persen Tembus Rp 43,4 Triliun Di Kuartal III-2025
Sepanjang tahun ini, IIF meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya dari media internasional CorporateTreasurer sebagai Best ESG Service Provider dan Most Innovative Treasury Initiatives, serta dari CNBC Indonesia sebagai Most Trusted Partner in Infrastructure Finance.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.