RM.id Rakyat Merdeka - PT KAI Logistik berkomitmen mendorong optimalisasi moda kereta api menjadi penggerak utama jaringan distribusi nasional yang efisien.
“Kereta api merupakan moda strategis dengan keunggulan ekonomis yang kuat, terutama pada pengiriman jarak menengah hingga panjang di rentang 750 hingga 1.500 kilometer (km),” ujar Direktur Utama KAI Logistik Fredi Firmansyah dalam keterangan resmi, Rabu (19/11/2025).
Biaya operasi ton per km lebih rendah untuk jarak menengah-panjang, jaminan keamanan dan keselamatan, perjalanan terjadwal dan tepat waktu. Serta, kapasitas angkut yang besar menjadikan kereta api sebagai pilihan yang semakin relevan di tengah tuntutan industri terhadap ketepatan waktu dan konsistensi pelayanan.
Fredi menyebut, melalui satu rangkaian perjalanan, kereta api mampu mengangkut hingga 1.080 ton, setara dengan 60 truk berkapasitas 20 ton. “Sehingga memberikan nilai ekonomis signifikan bagi pelaku usaha yang mengandalkan pengiriman dalam jumlah besar,” ujarnya.
Baca juga : Kolaborasi Strategis Peruri Dan BPS Dorong Penguatan Data Nasional
Adapun keunggulan kereta api juga terlihat dari sisi lingkungan. Moda ini mampu menghasilkan reduksi emisi hingga 70 persen dibandingkan moda angkutan darat, sehingga menjadi pilar penting dalam upaya menurunkan emisi sektor transportasi.
Fredi menambahkan, kontribusi ini sejalan dengan arah kebijakan nasional maupun komitmen global terhadap keberlanjutan.
Penerapan kebijakan Over Dimension Over Load (ODOL) pada tahun 2027, juga diprediksi memperkuat peran kereta api dalam rantai logistik nasional.
Regulasi tersebut diperkirakan dapat mendorong pengalihan pengiriman dari moda truk ke kereta api sekitar 4,7 juta ton, sehingga berpotensi meningkatkan market share kereta api sebesar 1,33 persen.
Baca juga : Industri Logistik dan Transportasi Gelar Penganugerahan ILTA
Menurutnya, kesiapan kereta api dalam peralihan dari moda truk menjadi kunci untuk menjaga kelancaran distribusi nasional pasca implementasi ODOL.
Dari sisi konektivitas, KAI Logistik telah hadir di sejumlah titik strategis yang berdekatan dengan pelabuhan utama seperti Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang, serta Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.
“Konektivitas ini memperkuat integrasi layanan multimoda antara kereta api, truk, dan angkutan laut, sehingga memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pelanggan dalam mengoptimalkan rantai pasoknya,” ujar Fredi.
Ia menekankan, layanan logistik berbasis kereta api memiliki karakteristik yang tidak dimiliki moda lain. Mulai dari perjalanan terjadwal dan tepat waktu, efisiensi energi dan biaya pada jarak menengah hingga panjang, standar keselamatan yang menjadi prioritas utama, hingga sistem pelacakan 24 jam serta perlindungan asuransi untuk setiap pengiriman.
Baca juga : Indonesia Miliki Modal Alam sebagai Penggerak Pasar Karbon Berintegritas Tinggi
“Kombinasi aspek operasional, lingkungan, dan keselamatan inilah yang menjadikan kereta api sebagai moda yang relevan dalam menghadapi kebutuhan logistik modern,” ucapnya.
Dengan seluruh keunggulan tersebut, kereta api adalah moda masa depan untuk membangun jaringan distribusi nasional yang efisien, terintegrasi, dan ramah lingkungan.
“KAI Logistik berkomitmen untuk terus memperkuat peran ini melalui inovasi dan kolaborasi di seluruh rantai pasok,” pungkas Fredi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.