RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Heru Sutadi berkunjung ke pabrik AQUA di Pandaan, Kabupaten Pasurua. Dari kunjungan ini, Heru menyebut, hasil pantauan langsung tim BPKN di lapangan memberikan kejelasan mengenai karakter sumber air yang digunakan AQUA berasal dari air pegunungan.
“Kami menyaksikan bahwa AQUA benar-benar menggunakan air dari gunung. Perlindungan sumber airnya dilakukan dengan ketat dan konservasinya dijalankan dengan serius. Persepsi bahwa ini air bor seperti kebutuhan rumah tangga tidak sesuai fakta,” kata Heru, seperti keterangan yang diterima redaksi, Senin (1/12/2025).
Berdasarkan penelusuran, mata air yang digunakan AQUA Pandaan berasal dari sumber air terlindungi di kawasan Gunung Arjuno. Heru menegaskan, AQUA telah menerapkan konsep keberlanjutan dalam proses pengambilan hingga pengolahan air.
Baca juga : AHY Tekankan Penguatan Penanganan Darurat
Pendekatan ilmiah dan prinsip kehati-hatian disebut menjadi dasar pengelolaan sumber air pegunungan di lokasi tersebut. BPKN menilai Aqua menunjukkan komitmen menjaga kualitas air mineral, transparansi operasional, serta kepatuhan terhadap regulasi. “Dengan kualitas seperti yang kami lihat, konsumen semestinya tidak perlu ragu,” ujarnya.
Selain meninjau sumber air, BPKN juga menyoroti komitmen keberlanjutan AQUA. Heru menyebut, perusahaan menjalankan berbagai program konservasi, seperti penanaman pohon, pembangunan sumur resapan, kolam infiltrasi, hingga kolaborasi pertanian regeneratif di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk menjaga keseimbangan ekosistem hulu.
VP General Secretary Aqua, Vera Galuh Sugijanto, menegaskan keterbukaan fasilitas produksi merupakan bagian dari edukasi publik. Ia menjelaskan, AQUA menerapkan standar mutu lebih dari 400 parameter Standar Nasional Indonesia (SNI) di setiap pabrik.
Baca juga : Nusron Gaspol Digitalisasi BPN, Ogah Dirujak Netizen Karena Pungli Dan Lambat
“Rumah sumber air kami terbuka untuk dilihat, dan kunjungan ini memperlihatkan secara langsung kondisi sumber air yang sesungguhnya. Jika muncul anggapan air bor, itu lebih kepada metode teknis, bukan asal sumbernya,” kata Vera.
Vera juga memaparkan sejumlah program konservasi yang dijalankan perusahaan, mulai dari penanaman vegetasi, pembangunan sumur resapan, kolaborasi pertanian regeneratif, hingga program Water, Sanitation and Hygiene (WASH) yang memperluas akses air bersih bagi masyarakat sekitar. Program tersebut disebut memberi manfaat kepada lebih dari 20 ribu warga.
Data konservasi hingga 2024 mencatat lebih dari 2,6 miliar liter air per tahun berhasil dikembalikan ke tanah di wilayah Pandaan melalui berbagai inisiatif pengelolaan daerah aliran sungai. Program itu dijalankan bersama lembaga riset, komunitas lokal, dan pemerintah daerah.
Baca juga : Sidang PK, Ahli Sebut Adam Damiri Tak Tepat Dikenakan Uang Pengganti
Kunjungan BPKN mengukuhkan bahwa klaim Aqua sebagai air pegunungan bukan sekadar jargon, melainkan fakta yang telah diverifikasi di lapangan. Aqua juga disebut menerapkan sistem pengelolaan profesional yang bermuara pada perlindungan lingkungan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.