RM.id Rakyat Merdeka - bank bjb kembali mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang tahun 2025. Perseroan melaporkan perolehan laba konsolidasi sebelum pajak sebesar Rp 1,37 triliun.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Herfinia, menjelaskan capaian tersebut merupakan hasil strategi pengelolaan aset dan liabilitas yang lebih prudent. Juga, optimalisasi fee based income yang berjalan seiring dengan efisiensi kegiatan operasional.
Baca juga : Investasi Rp 1,65 T Dan Serap 10 Ribu Tenaga Kerja, Hilirisasi Kelapa Moncer
“Melalui pengelolaan aset dan liabilitas yang prudent, optimalisasi potensi fee based income, dan efisiensi operasional, laba konsolidasi sebelum pajak tercatat sebesar Rp 1,37 triliun,” kata Herfinia xalam agenda Earnings Call kuartal III 2025, Senin (1/12/2025).
Herfinia menambahkan, arah kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia memberikan momentum positif bagi bank bjb dalam meningkatkan daya saing. Salah satu strategi kunci adalah efisiensi biaya dana yang diharapkan mulai terlihat signifikan pada kinerja kuartal IV 2025, dan optimal pada tahun 2026.
Baca juga : Investasi Jakarta Tembus Rp 204,2 Triliun Di Triwulan III 2025
Selain memperkuat penghimpunan dana ritel, bank bjb juga memperluas kerja sama pengelolaan payroll dan mengembangkan manajemen loan pricing yang adaptif terhadap dinamika pasar. Fokus ekspansi pembiayaan diarahkan pada kredit konsumer, ekosistem rantai nilai daerah, BUMD, dan program prioritas pemerintah.
Dalam penguatan layanan digital, bank bjb terus mengembangkan produk pinjaman berbasis teknologi. Salah satu wujudnya adalah KGB Pisan (Pinjaman ASN), produk digital loan yang berhasil menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 5.800 debitur hanya dalam satu tahun, dengan proses persetujuan tanpa interaksi fisik dan waktu pemrosesan yang lebih cepat. Ke depan, cakupan layanan akan diperluas untuk pengajuan kredit baru dan segmen yang lebih luas.
Baca juga : Barcelona Cuma Dapat 1 Poin, Inter Milan Menang
Sebagai entitas pengendali grup, bank bjb juga memperkuat sinergi bisnis dengan tiga bank anak dan dua lembaga keuangan non-bank. Kolaborasi diarahkan untuk membuka ruang pertumbuhan baru melalui pengembangan produk bersama dan skema sharing fee, guna meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas grup secara berkelanjutan.
bank bjb menunjukkan komitmen kuat terhadap pembiayaan berkelanjutan. Hingga September 2025, portofolio pembiayaan hijau mencapai Rp 15,2 triliun, dengan fokus pada sektor ramah lingkungan, UMKM hijau, dan transportasi rendah emisi. Selain itu, penerbitan Sustainable Bond senilai Rp 1 triliun menjadi langkah strategis memperkuat pendanaan hijau dan mendukung agenda ekonomi berkelanjutan nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.