BREAKING NEWS
 

Komisi Aplikasi Maksimal 15 Persen, Maxim Komit Tingkatkan Pendapatan Mitra

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 11 Desember 2025 22:04 WIB
Direktur Pengembangan Maxim Indonesia, Dirhamsyah, memaparkan komitmen peningkatan pendapatan mitra. (Dok. Maxim)

RM.id  Rakyat Merdeka - Maxim Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem transportasi digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Pengembangan Maxim Indonesia, Dirhamsyah dalam diskusi panel yang digelar di Kantor Pusat Maxim, Pasar Minggu, Kamis (11/12/2025). 

"Kami berharap dapat memetakan perkembangan kebijakan dan merumuskan kolaborasi antarsektor secara berkelanjutan," kata Dirhamsyah membuka paparannya di acara bertemakan Sinergi Ekosistem Transportasi Digital dan Inovasi untuk Ekonomi Indonesia yang Inklusif itu. 

Ia menyampaikan kesiapan Maxim Indonesia untuk terlibat aktif dalam pembahasan regulasi transportasi daring bersama Kementerian Perhubungan. Termasuk mengenai struktur tarif dan komisi. 

Baca juga : Bank Jakarta Salurkan 100 Persen Dana Penempatan Pemerintah Rp 1 T

"Maxim mendukung fleksibilitas bagi mitra untuk bekerja secara mandiri. Dengan komisi aplikasi maksimal 15 persen, kami ingin memberikan peluang lebih besar bagi mitra untuk meningkatkan pendapatannya tanpa mengorbankan keterjangkauan tarif bagi pengguna,” ungkap Dirhamsyah. 

Adsense

Maxim juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan UMKM melalui kolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UMKM. "Bahkan, kami mendorong kontribusi terhadap ekonomi digital melalui sinergi dengan Kemenko Perekonomian," akunya. 

Dari aspek perlindungan mitra, Maxim menegaskan kembali komitmennya melalui Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI) dalam meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan mitra pengemudi. Selain itu, perusahaan juga mendorong para mitra untuk memperoleh proteksi tambahan melalui program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga : Cek Endra Dorong Percepatan PI 10 Persen, Tekankan Kepastian Tahapan Migas

Di kesempatan sama, Kepala Direktorat Angkutan Tidak Dalam Trayek Kementerian Perhubungan, Utomo Harmawan menegaskan pemerintah terus berupaya menghadirkan regulasi transportasi digital yang inklusif, stabil, dan responsif terhadap kebutuhan lapangan.

“Pemerintah terbuka terhadap saran dan masukan dari seluruh pihak. Kebijakan yang efektif harus dirumuskan bersama dan mencerminkan kepentingan para pelaku di ekosistem transportasi digital,” papar Utomo.

Adapun seluruh peserta diskusi sepakat bahwa sinergi jangka panjang antara pemerintah dan industri menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem transportasi digital. Sekaligus memperluas manfaat ekonomi digital bagi masyarakat. Dialog ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat arah kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense