BREAKING NEWS
 

BRI Rebranding Jadi Modern, Andalan UMKM Dan Semua Kalangan

Dony Oskaria: BUMN Gesit Tak Akan Kalah Bersaing

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 17 Desember 2025 07:20 WIB
Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria (tengah), Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo (kiri) dan Direktur Utama BRI Hery Gunardi foto bersama saat Launching BRI Corporate Rebranding.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau Bank BRI melakukan rebranding, di usianya yang ke-130 tahun. BRI yang semula identik melayani Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan masyarakat di pedesaan, kini ingin di kenal sebagai bank yang sifatnya universal, modern, terdigitalisasi, untuk siapapun dan di mana pun berada. 

BRI kini bukan hanya jadi andalan UMKM, tapi juga untuk masya rakat di perkotaan sampai korporasi besar. 

Peluncuran BRI Corporate Rebranding di Menara Brilian, Jakarta, Selasa (16/12/2025) dihadiri Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Chief Operating Offi cer (COO) Danantara Dony Oskaria, Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama BRI Hery Gunardi

Corporate Rebranding menurut Dony Oskaria, menunjukkan sebuah perusahaan mampu berubah, beradaptasi, lincah bergerak dan gesit. Sehingga tak akan tertinggal dan tak kalah bersaing. 

“Perubahan adalah keharusan. Transformasi diperlukan agar perusa haan tetap relevan dan memenuhi tuntutan pelanggan yang terus berkembang,” ujar Dony. 

Baca juga : OJK Diminta Hapus Aturan Tagih Utang Pihak Ketiga

Menurutnya, perusahaan memang harus berevolusi, bertransformasi, dari waktu ke waktu. “Dan semua insan BUMN harus memiliki pemahaman yang sama, hal-hal yang menyebabkan perubahan itu,” katanya. 

Mengapa terjadi perubahan? Dony memaparkan beberapa alasannya. 

Pertama, karena tuntutan kebutuhan pelanggan yang ekspektasinya kian meningkat. Jika kompetitor menawarkan layanan lebih baik, maka kita harus melakukan perubahan. 

Kedua, perubahan terjadi karena pengetahuan. Di era digital, akses informasi terbuka luas dan nyaris tidak ada lagi perbedaan pengetahuan antar wilayah. Setiap individu dan organisasi dapat dengan mudah mengetahui perubahan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Adsense

Dengan demikian, transformasi bukan pilihan, melainkan syarat utama untuk bertahan dan tumbuh. Sejarah menunjukkan bahwa setiap periode memiliki era perubahan tersendiri. Dulu, perubahan mungkin terjadi dalam rentang waktu yang panjang. Namun kini, siklus perubahan berlangsung jauh lebih cepat, menuntut respons yang juga gesit dan menyeluruh. 

Baca juga : Sisa MBG Jadi Pakan Ternak, Karyawannya Warga Sekitar

“Jika tidak melakukan perubahan, pasti akan mengalami kemunduran atau tertinggal. Tidak mampu lagi menghadapi kompetisi,” katanya. 

Di era sekarang, orang tersadar perlunya terus melakukan review terhadap hal-hal yang fundamental. Yaitu, review business model, revenue stream, revenue parameters, cost structure, EBITDA margin, dan net income di perusahaan harus terus dilakukan. 

Menurut Dony, rebranding itu sangat penting. Salah satunya sebagai upaya bagaimana sebuah perusahaan ingin dipersepsikan oleh pelanggan. 

“Kalau hal ini tidak mampu didefinisikan, perusahaan pasti akan lari ke segala arah dan bisa berantakan,” terang Dony. 

Terkait BRI, Dony mengulas tujuan rebranding corporate-nya. Menurutnya, dengan rebranding ini, BRI akan tampil lebih modern, mampu menjangkau dan melayani seluruh rakyat Indonesia serta menjadi bank yang memberikan solusi tepat, sesuai kebutuhan customer. BRI nantinya akan dipersepsikan sebagai bank yang menjangkau hingga ke pelosok Indonesia dan dapat memberikan solusi bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Baca juga : Gubernur Dan Wagub Kalbar Diminta Duduk Bersama

At the same time, BRI akan menjadi bank yang tidak hanya berkompetisi secara nasional, tetapi juga di level yang lebih tinggi,” ujarnya. 

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, BRI kini tak lagi berkesan tradisional dan ketinggalan zaman. Dengan rebranding, BRI menjadi bank yang progresif, terdigitalisasi. Tak sekedar bertransaksi, melayani, tapi juga memberdayakan nasabah. 

“BRI tak hanya memberitahu kebutuhan nasabah, tapi juga mengedukasinya. Sehingga nasabah dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih baik,” katanya. 

Dengan rebranding, kata Hery Gunardi, BRI kini hadir sebagai bank dengan identitas yang jelas dan prinsip yang kuat. BRI akan mendukung nasabah di seluruh Indonesia. Brand BRI kini akan berkelas dunia, namun sangat Indonesia. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense