BREAKING NEWS
 

Rakor Pengamanan Nataru, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 18 Desember 2025 21:21 WIB
Jasa Raharja menghadiri Rakor Pengamanan Nataru 2025–2026 bersama Kapolri dan lintas sektor di STIK–PTIK Polri. (Dok. Jasa Raharja)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka persiapan pengamanan dan pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025–2026), PT Jasa Raharja turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar di Gedung STIK–PTIK Polri, Senin (15/12/2025). Rakor ini mengusung tema “Mewujudkan Paradigma Baru Pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Semangat Transformasi Polri.”

Rakor Lintas Sektoral tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudi Purwaghandi, perwakilan TNI, kementerian dan lembaga terkait, serta seluruh jajaran Polda di Indonesia.

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memastikan kesiapan pengamanan, pelayanan publik, serta keselamatan transportasi dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Nataru 2025–2026. Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja memaparkan strategi percepatan jaminan dan penguatan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui sinergi lintas sektor.

Baca juga : HUT ke-32, Jasaraharja Putera Perkuat Komitmen Perlindungan Berkelanjutan

Pelaksana Tugas Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menegaskan bahwa fokus kesiapan layanan Jasa Raharja pada periode Nataru diarahkan pada kecepatan penanganan korban kecelakaan dan penguatan kolaborasi antarinstansi.

“Melalui interoperabilitas sistem dengan Polri, Dukcapil, BPJS Kesehatan, rumah sakit, dan perbankan, kami memastikan layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja dapat diberikan secara cepat, tepat, dan tanpa hambatan administratif. Saat ini, rata-rata penyelesaian santunan korban meninggal dunia telah mencapai 1 hari 4 jam,” ujar Dewi.

Adsense

Ia menambahkan, Jasa Raharja menyiagakan lebih dari 2.000 personel secara nasional, termasuk tim reaksi cepat, serta memperkuat pemantauan data kecelakaan lalu lintas secara real time melalui integrasi dengan sistem Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Polri dan aplikasi JR-Care di seluruh rumah sakit yang telah bekerja sama.

Baca juga : Kapolri Tutup Pendidikan Sespim Polri 2025, Tekankan Sinergi Lintas Institusi

“Langkah ini memastikan korban kecelakaan lalu lintas memperoleh penanganan medis dan hak santunan sejak awal kejadian. Ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain percepatan jaminan, Jasa Raharja juga memperkuat upaya pencegahan kecelakaan melalui intensifikasi peran Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), kampanye keselamatan berkendara, edukasi pertolongan pertama gawat darurat, pelaksanaan ramp check, serta pemasangan rambu imbauan keselamatan di ribuan titik rawan kecelakaan. Selama Operasi Lilin 2025, petugas Jasa Raharja akan aktif berkoordinasi di pos pelayanan terpadu dan berbagai lokasi strategis.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Dedy Prasetya menjelaskan bahwa pengamanan Nataru 2025–2026 akan difokuskan pada pengelolaan arus lalu lintas serta antisipasi potensi gangguan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Polri bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, baik pada arus mudik maupun arus balik, seperti penerapan sistem ganjil-genap, contra flow, hingga one way yang akan disesuaikan dengan dinamika situasi di lapangan.

Baca juga : Bayu: Transformasi Keuangan Jasa Raharja Perkuat Layanan Publik

Rekayasa lalu lintas tersebut tidak hanya diterapkan di jalan tol, tetapi juga pada jalur non-tol, kawasan wisata, pelabuhan penyeberangan, serta titik-titik rawan kepadatan lainnya.

Selain itu, pengamanan Nataru kali ini juga memberi perhatian khusus pada potensi bencana alam akibat meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah. “Oleh karena itu, Kapolri menekankan kepada seluruh sektor dan jajaran Polda agar bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menyiapkan sarana prasarana pendukung, personel, dan peralatan, serta kesiapsiagaan menghadapi situasi kontingensi ketika terjadi bencana alam,” ujar Dedy.

Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan pelayanan publik yang andal, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat selama periode Nataru 2025–2026. Melalui kesiapsiagaan petugas, penguatan sistem digital terintegrasi, serta koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan, Jasa Raharja siap menghadirkan perlindungan dan bantuan bagi korban kecelakaan lalu lintas secara cepat dan tepat sebagai wujud melayani sepenuh hati.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense