RM.id Rakyat Merdeka - Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) menghadirkan tiga produk unggulan, yaitu Sharia Restricted Investment Account (SRIA) DIX iB, Pembiayaan Sewa iB, dan Inventory Purchase iB sebagai bagian dari strategi penguatan bisnis menjelang 2026.
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara mengatakan, sejalan dengan purpose CIMB Niaga, Advancing Customers and Society, kehadiran tiga produk tersebut memperkuat peran CIMB Niaga Syariah, dalam mendukung pembiayaan dan investasi nasabah korporasi melalui pengembangan solusi keuangan berbasis prinsip syariah.
Ketiga produk tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan investasi dan modal kerja nasabah korporasi secara komprehensif, dengan fokus pada peningkatan efisiensi usaha, kesehatan struktur keuangan, serta kesinambungan pertumbuhan bisnis.
“Seluruh produk telah tersedia sejak 2025 dan dipasarkan kepada segmen korporasi melalui Relationship Manager CIMB Niaga Syariah,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (20/12/2025).
Baca juga : Temui Pimpinan Buruh Laos, Andi Gani Soroti Lonjakan Perdagangan Manusia
Pandji menyatakan, SRIA DIX iB merupakan produk investasi syariah berbasis skema bagi hasil (profit sharing) yang memberikan potensi imbal hasil yang menarik dengan risiko yang dapat dikelola.
Produk ini membantu nasabah korporasi mengelola dana secara lebih optimal dan produktif, sehingga dana yang belum digunakan dalam operasional tetap dapat memberikan nilai tambah serta mendukung perencanaan bisnis yang lebih berkelanjutan.
Adapun Pembiayaan Sewa iB hadir sebagai solusi modal kerja untuk memenuhi kebutuhan sewa jangka panjang tanpa membebani kepemilikan aset nasabah.
“Dengan skema off balance sheet, produk ini membantu nasabah menjaga kesehatan struktur keuangan, meningkatkan fleksibilitas arus kas, serta membuka ruang ekspansi usaha, sehingga perusahaan dapat mengelola pertumbuhan bisnis secara lebih terencana,” ungkapnya.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Siapkan 34 Serambi MyPertamina untuk Kenyamanan Nataru
Sementara itu, Inventory Purchase iB dirancang untuk membantu nasabah dalam mengamankan ketersediaan persediaan (inventory) di masa depan, sekaligus dilengkapi dengan jasa pengelolaan piutang usaha.
Melalui struktur off balance sheet, produk ini meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki siklus kas, serta menjaga leverage ratio, sehingga nasabah dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis inti.
“Pengembangan ketiga produk ini mencerminkan peran CIMB Niaga Syariah sebagai mitra strategis bagi nasabah korporasi,” kata Pandji.
Pihaknya juga menghadirkan solusi investasi dan pembiayaan syariah yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga membantu nasabah menjaga kesehatan keuangan, meningkatkan efisiensi usaha, dan memperluas peluang pertumbuhan.
Baca juga : Menteri Agus Andrianto Luncurkan 15 Program Aksi Kemenimipas 2026
“Dengan demikian, bisnis nasabah dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Menurut Pandji, penguatan portofolio produk ini juga menjadi fondasi penting dalam mendukung kesiapan CIMB Niaga Syariah menuju pengembangan bsinis pada 2026.
“Dengan tetap berpegang pada prinsip syariah, kami ingin memastikan bahwa setiap solusi yang dihadirkan tidak hanya memberikan manfaat bagi nasabah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan ekosistem usaha Syairah yang lebih luas," ujar Pandji.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.