Dark/Light Mode

Pertamina Siaga Avtur Layani Lonjakan Penerbangan Bantuan

Minggu, 14 Desember 2025 19:30 WIB
Foto: Pertamina
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - Pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh, aktivitas pelayanan Avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh, mengalami peningkatan signifikan.

Lonjakan ini seiring bertambahnya jadwal serta jenis penerbangan, khususnya pesawat pengangkut bantuan kemanusiaan dan peralatan pemulihan infrastruktur kelistrikan.

Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), Basuki Santoso mengatakan, intensitas pelayanan Avtur di AFT SIM meningkat tajam seiring bertambahnya frekuensi penerbangan kemanusiaan menuju Aceh.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Salurkan 983 Tabung LPG untuk Korban Banjir Sumatera

“Berdasarkan data internal, rata-rata konsumsi Avtur harian di AFT Sultan Iskandar Muda naik dari 51,2 kiloliter (KL) per hari pada periode 1–25 November menjadi 114,4 KL per hari pada periode 26 November–12 Desember, atau meningkat hingga 223 persen dari konsumsi normal,” ujar Basuki.

Peningkatan konsumsi Avtur tidak hanya terjadi di Aceh, tetapi juga secara regional di wilayah operasional Pertamina Patra Niaga Sumatra Bagian Utara dan sekitarnya. Total konsumsi harian seluruh AFT di wilayah tersebut meningkat dari rata-rata 852 KL per hari menjadi lebih dari 1.000 KL per hari, atau sekitar 118 persen dari kondisi normal.

Sejumlah bandara mencatat lonjakan konsumsi signifikan. AFT Polonia Medan mengalami peningkatan tertinggi seiring meningkatnya pergerakan pesawat bantuan. AFT Pinangsori Sibolga dan Silangit juga mencatat kenaikan besar karena perannya sebagai jalur udara pendukung distribusi logistik ke wilayah Tapanuli dan pesisir barat. Sementara itu, AFT Minangkabau di Padang serta SS Kasim II di Pekanbaru turut mencatat peningkatan konsumsi di atas rata-rata akibat tingginya aktivitas penerbangan yang membawa peralatan teknis dan bantuan ke berbagai wilayah Sumatra.

Baca juga : Pertamina Pasang PLTS untuk Posko Pengungsian di Aceh Tamiang

Lonjakan yang merata tersebut mencerminkan peran vital jalur udara dalam mempercepat penanganan bencana. Mobilisasi pesawat yang membawa bantuan, peralatan infrastruktur, serta personel teknis menjadikan Avtur sebagai energi krusial pada fase tanggap darurat.

Dalam kondisi normal, AFT Sultan Iskandar Muda beroperasi pukul 05.00–19.00 WIB. Namun selama masa tanggap darurat, seluruh personel disiagakan selama 24 jam untuk menyesuaikan dinamika kedatangan pesawat bantuan. Pelayanan bahkan dilakukan hingga dini hari, memastikan seluruh penerbangan, baik reguler maupun misi kemanusiaan, memperoleh layanan Avtur yang cepat, tepat, dan aman.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa penguatan layanan Avtur ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.

Baca juga : Ringankan Beban Pedagang Kalibata, Polda Metro Berikan Bantuan

“Avtur menjadi energi vital untuk mendukung mobilisasi bantuan dan distribusi logistik melalui jalur udara, terutama ke wilayah yang sulit diakses dari darat. Penguatan layanan dilakukan tanpa mengganggu kebutuhan penerbangan reguler,” ujarnya.

Meski operasional Pertamina tidak terdampak langsung oleh bencana, dukungan terhadap misi kemanusiaan tetap menjadi prioritas guna memastikan proses pemulihan di Provinsi Aceh dan wilayah Sumatra lainnya dapat berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.