BREAKING NEWS
 

98 Resolution Network Salurkan Paket Bantuan Presiden Ke Lokasi Bencana

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 21 Desember 2025 11:01 WIB
Relawan 98 Resolution Network menyalurkan paket sembako Banpres ke warga terdampak bencana di daerah, bagian dari aksi Tali Kasih Natal. (Dok. Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - 98 Resolution Network kembali menggelar Gotong Royong Warga Peduli Warga bertema Tali Kasih Natal. Sebanyak 8.000 paket sembako Bantuan Presiden (Banpres) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disalurkan serentak di berbagai daerah.

98 Resolution Network melaksanakan kegiatan Gotong Royong Warga Peduli Warga itu pada Sabtu (20/12/2025). Agenda khusus Tali Kasih Natal ini menjadi kegiatan kedua sekaligus terakhir sepanjang 2025. Total penyaluran mencapai 8.000 paket sembako dari Banpres dan BUMN.

Juru bicara 98 Resolution Network Agus Teddy Sumantri mengatakan, kegiatan dilakukan serentak di berbagai daerah. Penyaluran di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek) dipusatkan di dua gereja di Kota Bekasi. Masing masing lokasi menerima 500 paket sembako.

“Gerakan Warga Peduli Warga dilakukan serentak hari ini di berbagai daerah,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (21/12/2025).

Agus Teddy menyebut, untuk penyaluran di Bekasi berlangsung di Gereja HKBP Rawalumbu dan Gereja Katolik St. Clara Bekasi Utara. Selain Bekasi, penyaluran juga dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia. Kegiatan ini melibatkan dukungan lintas lembaga pemerintah dan BUMN.

“Di Ambon disalurkan 2.000 paket Banpres dan 1.000 paket dukungan Pelindo,” katanya.

Baca juga : Kemenkop dan Pertamina Luncurkan Percontohan PLTS Bagi Koperasi Nelayan Di Batam

Penyaluran juga dilakukan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 2.000 paket sembako disalurkan dengan dukungan BUMN Angkasa Pura. Program serupa juga berlangsung di wilayah Langowan, Sulawesi Utara.

“Di Langowan disalurkan 2.000 paket Banpres melalui Sekretariat Negara,” ucap Agus Teddy.

Di lokasi kegiatan, pemrakarsa 98 Resolution Network Haris Rusly Moti menyinggung penanganan bencana di Sumatera. Dia menilai Pemerintahan Prabowo Gibran telah bekerja optimal di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Aceh. Menurut dia, fokus utama pemerintah saat ini adalah penyelamatan warga.

“Kami percaya pemerintah memaksimalkan langkah penanganan darurat bencana di Sumatera,” ujarnya.

Haris mengatakan publik berhak memperoleh informasi penanganan bencana secara utuh. Dia mendorong otoritas komunikasi pemerintah lebih aktif menyampaikan tahapan dan capaian. Langkah itu dinilai penting untuk menekan disinformasi.

Adsense

“Kami mendorong komunikasi publik pemerintah dimaksimalkan terkait penanganan bencana,” tegasnya.

Baca juga : BNI Bersama BUMN Peduli Hadir Cepat Salurkan Bantuan Warga Terdampak Bencana Sumatra

Haris menilai maraknya disinformasi muncul karena prioritas pemerintah pada penyelamatan korban. Menurut dia, petugas di lapangan fokus bekerja bukan membangun narasi media sosial. Kondisi itu perlu dipahami masyarakat luas.

“Mereka bukan konten kreator dan tidak menjadikan bencana sebagai narasi media sosial,” katanya.

Koordinator Warga Peduli Warga 98 Resolution Network Eli Salomo Sinaga menambahkan komitmen pemerintah terlihat sejak awal bencana. Pemerintah pusat disebut langsung menangani bencana skala nasional sejak 26 November 2025. Penanganan dilakukan di tiga provinsi terdampak.

“Lebih dari 50.000 personel dikerahkan sejak hari pertama bencana,” ucap Eli Salomo.

Eli menyebut, 26.000 personel diterjunkan pada pekan pertama penanganan. Personel berasal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, dan relawan. Penanganan juga didukung anggaran besar.

“Presiden mengalokasikan Rp 60 triliun untuk penanganan dan pemulihan pascabencana,” katanya.

Baca juga : TNI–Polri Siap Terjunkan Personel Tambahan Percepat Pemulihan Daerah Bencana

Eli menilai, alokasi anggaran tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah. Dana digunakan untuk tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Program mencakup pembangunan hunian dan perbaikan infrastruktur warga.

“Ini menunjukkan perhatian penuh Presiden terhadap pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Eli menambahkan, pemerintah terbuka terhadap masukan masyarakat. Pemerintah juga berkomitmen memperbaiki komunikasi publik agar informasi berasal dari sumber kredibel. Langkah itu dinilai penting menjaga kepercayaan publik.

“Kami mengajak masyarakat bersolidaritas mendukung penanganan bencana,” katanya.

Agus Teddy mengingatkan potensi kebencanaan ke depan. Dia merujuk informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kewaspadaan. Seluruh pihak diminta tetap siaga menghadapi kemungkinan bencana.

“Kami mengimbau semua pihak tetap waspada dan membangun kesiapsiagaan,” pesannya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense