RM.id Rakyat Merdeka - Sinergi antara industri pertahanan nasional dan sektor jasa keuangan dinilai menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan sistem pertahanan yang andal dan berkelanjutan. Kolaborasi ini tidak hanya mencerminkan komitmen bersama industri nasional, tetapi juga memastikan pengelolaan risiko yang optimal dalam setiap proyek strategis negara.
PT PAL Indonesia terus memperkuat fondasi kemandirian industri pertahanan nasional melalui penerapan manajemen risiko yang prudent dan terintegrasi. Dalam setiap proyek pembangunan kapal perang maupun kapal komersial, aspek perlindungan aset dan mitigasi risiko operasional menjadi prioritas utama guna menjamin ketepatan waktu pelaksanaan serta kualitas hasil produksi bagi negara.
Kehadiran PT Jasaraharja Putera sebagai mitra asuransi strategis menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem industri maritim yang tangguh. Melalui kolaborasi ini, seluruh tahapan konstruksi kapal, mulai dari first steel cutting hingga delivery dilindungi oleh skema asuransi yang komprehensif. Dengan demikian, PT PAL dapat lebih fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi tanpa dibebani risiko yang tidak terduga.
Baca juga : Jasa Raharja Dukung Asta Cita Lewat Penguatan Sistem Pertahanan Laut Nasional
Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menegaskan bahwa kemitraan tersebut memiliki makna strategis bagi kepentingan nasional.
“Sinergi antara PT PAL dan Jasaraharja Putera bukan sekadar kerja sama bisnis, melainkan komitmen bersama untuk menjaga kedaulatan maritim. Perlindungan asuransi yang kuat memberikan kepastian bagi kami dalam mengeksekusi proyek strategis nasional dengan standar keamanan tertinggi,” kata Kaharuddin kepada wartawan, Kamis (25/12/2025).
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris menyampaikan keterlibatan perusahaannya merupakan bentuk nyata dukungan terhadap proyek-proyek strategis nasional, khususnya di sektor pertahanan dan maritim.
Baca juga : BEM KSI Dukung Perpol, Pelibatan Polri Perkuat Kinerja Pemerintahan
“Kami bangga dapat menjadi bagian dari penguatan industri pertahanan nasional melalui kemitraan strategis dengan PT PAL Indonesia. Dengan memberikan perlindungan asuransi yang menyeluruh, kami berkomitmen mendukung terciptanya industri maritim yang tangguh, aman, dan berkelanjutan,” kata Abdul Haris.
Ia menambahkan, kolaborasi ini juga mencerminkan kontribusi PT Jasaraharja Putera sebagai pelopor suretyship dan salah satu pemimpin pasar di industri penjaminan nasional. Dalam kesempatan tersebut, Abdul Haris didampingi Business I Group Head PT Jasaraharja Putera Muslikh Fridajaya serta Branch Manager Surabaya AA Ngr. Henry Darmawan.
Kapal Frigate Merah Putih #1 (W000304) yang diluncurkan PT PAL Indonesia menjadi simbol kemajuan teknologi dan kemandirian industri perkapalan nasional. Peluncuran kapal ini menandai langkah penting Indonesia dalam memperkuat kapabilitas pertahanan laut, sekaligus menunjukkan kemampuan industri dalam negeri menghasilkan sistem pertahanan berstandar internasional.
Baca juga : Prabowo Ucapkan Selamat Natal Dan Tahun Baru, Ajak Perkuat Solidaritas
Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan PT PAL Indonesia, PT Jasaraharja Putera berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor maritim dan pertahanan. Komitmen ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk senantiasa menghadirkan perlindungan, keandalan, dan nilai tambah bagi mitra strategis serta seluruh pemangku kepentingan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.