Sebelumnya
Terkait jadwal penandatanganan perjanjian dagang oleh Prabowo dan Trump, Prasetyo menyebut kepastiannya akan terlihat setelah proses penyusunan dokumen akhir rampung. “Tergantung nanti hasil dari legal drafting-nya ya,” kata dia.
Sebelumnya, Indonesia dan AS telah menyepakati substansi dalam dokumen perundingan perdagangan resiprokal atau Agreements on Reciprocal Trade (ART).
Baca juga : Begini Progres Pengembangan Kompleks Haji RI di Makkah
Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan resmi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan United States Trade Representative (USTR) Ambassador Jamieson Greer di Washington D.C, Senin (22/12/2025).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut penugasan Presiden Prabowo kepada Airlangga untuk mendorong percepatan penyelesaian dokumen ART antara Indonesia dan AS.
Baca juga : Memprihatinkan, Tawuran Kembali Marak Di Jakarta
Airlangga menyatakan, tim negosiasi Indonesia masih harus melalui satu tahap lanjutan berupa legal scrubbing. “Ini penyelarasan akhir teks perjanjian internasional yang dilakukan secara rinci untuk memastikan kepastian hukum, kejelasan bahasa dan keseragaman makna di semua bahasa resmi,” ujar Airlangga di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, proses tersebut penting untuk menghindari salah tafsir, dan memastikan perjanjian mengikat secara hukum bagi seluruh pihak saat ditandatangani dan diratifikasi. NOV
Baca juga : Lolos Ke Perempat Final Piala Afrika, Pantai Gading Tantang Mesir
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 8 Januari 2026 dengan judul "Negeri Paman Sam Serang Venezuela Negosiasi Dagang RI-AS Tidak Akan Berpengaruh"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.