BREAKING NEWS
 

Antisipasi Bencana Banjir, REI Garap Program Sejuta Pohon

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 25 Januari 2026 20:36 WIB
Realestat Indonesia menanam ribuan bibit pohon di Karawang. Program Sejuta Pohon jadi ikhtiar REI meredam banjir sejak dari hulunya. (Dok. REI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Realestat Indonesia (REI) kembali menjalankan Program Sejuta Pohon. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi problem banjir.

"Pohon yang ditanam di lingkungan perumahan diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi problem banjir. Akar tanaman bisa menahan dan menyimpan air di dalam tanah. Sedangkan daunnya dapat berfungsi menyerap berbagai zat beracun di lingkungan sehingga menghadirkan udara yang bersih" kata Ketua Umum REI Joko Suranto, dalam siaran persnya, Minggu (25/1/2026).

Program penanaman pohon perdana di awal tahun 2026 ini diselenggarakan di Perumahan Buana Tamansari Raya, Karawang, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Menurut Joko, desain sebuah proyek perumahan harus mematuhi berbagai aspek. Termasuk masalah drainase agar terhindar dari persoalan banjir. Hal ini sejalan dengan arahan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menangani masalah banjir.

Baca juga : Hujan Deras dan Banjir Ancam Jakarta, Pramono Izinkan Sekolah Daring dan WFH

"Dalam mendesain perumahan, kita harus mempertimbangkan berbagai hal supaya tidak timbul masalah. Salah satunya persoalan banjir yang kini terjadi di berbagai wilayah," ucap Joko.

Joko menyebutkan, dia mengaku bangga karena proyek perumahan yang dikerjakannya sudah memberikan bukti dan hasil nyata dalam penanaman pohon. "Saya bangga bahwa yg kita kerjakan pada akhirnya dilihat nyata. Apalagi sekarang banjir di berbagai daerah," urainya.

Pelaksanaan Program Sejuta Pohon perdana di tahun 2026 ini, dilakukan penanaman 5.000 bibit pohon dari jenis mahoni, jambu, mangga, dan tabebuya. "Selain menanam di lokasi ini, kita juga membagikan bibit tanaman kepada warga untuk ditanam di rumah masing-masing," tutur Joko.

Ketua Umum REI Joko Suranto menanam pohon perdana Program Sejuta Pohon 2026 di Karawang, sejalan arahan Presiden Prabowo Subianto soal pengendalian banjir.

Strategi Pengendalian Banjir

Adsense

Ketua RT 61 Perumahan Buana Tamansari Raya, Nurjaman, mengungkapkan kebanggaannya menjadi penghuni di perumahan tersebut. Kendati di sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang terdampak bencana banjir, area perumahannya tetap aman.

Baca juga : Tanggapi Rencana Mogok Pedagang Daging Sapi, Pramono: Penjualan Masih Aman

"Kami senang menjadi bagian dari penghuni Buana Tamansari Raya. Di tengah kondisi banjir di beberapa wilayah di Karawang, tapi kawasan perumahan ini tetap aman dari banjir. Untuk itu kami sangat bersyukur sekali menjadi penghuni di perumahan ini," ucapnya.

Terkait penanganan ancaman banjir, Senior Manajer Buana Tamansari Raya Rohmat Sapaneja memberikan sejumlah tips. Pengembangan kawasan hunian non subsidi seluas 29 hektare ini menyediakan sedikitnya 40 persen prasarana, sarana dan utilitas. Termasuk du dalamnya adalah penyediaan ruang terbuka hijau yang dilengkapi dengan pohon-pohon berukuran besar sebagai area resapan air.

"Lokasi penanaman pohon ini peruntukannya adalah ruang terbuka hijau. Pohon menjadi aspek penting yang menjadi fokus perhatian dalam pengembangan hunian di kawasan ini," kata Rohmat.

Selain ruang terbuka hijau, pengembang juga menyediakan drainase dan danau penampungan air buangan dari rumah-rumah warga.

Baca juga : Gubernur Pram Siapkan Kebijakan WFH Dan PJJ

"Kami membangun danau buatan seluas 4.000 meter persegi di dalam kawasan perumahan. Selain sebagai tempat pembuangan air dari rumah warga, danau tersebut juga menjadi penampungan air hujan sehingga kawasan perumahan ini aman dari banjir," ucapnya.

Rohmat mengutarakan, proyek hunian ini digarap dalam dua tahap, yakni tahap 1 seluas 13 hektare, dan tahap ke-2 seluas 16 hektare dengan harga jual mulai dari Rp400 jutaan hingga Rp1, 3 miliar per unit.

"Perumahan tahap 1 sebesar 626 unit rumah sudah sold out.Adapun tahap kedua dari 2.872 unit rumah yang direncanakan, sudah terjual 267 unit rumah," ucap Rohmat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense